MAKASSAR, BKM — Diduga lantaran ingin masuk gratis di Tempat Hiburan Malam (THM) Liquid, sekitar 70 orang yang diduga mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar (UNM) terlibat bentork dengan belasan security hotel Clarion di Jalan AP Pettarani, Kamis (26/11) pukul 03.30 Wita.
Supervisor Security Hotel Clarion, David kepada wartawan membenarkan jika insiden tersebut dipicu oleh penolakan pihak security terhadap keinginan sekitar 70 orang tamu yang mengaku sebagai mahasiswa UNM untuk masuk ke Liquid secara gratis.
“Mereka mau masuk tapi pihak security tidak mengizinkan, sehingga terjadi keributan,” kata David.
David mengaku, saat itu pihaknya telah memberikan pengertian untuk mematuhi aturan yang diberlakukan pihak managemen hotel. Namun diantara pelaku berupaya melakukan provokasi, hingga memancing situasi yang membuat sejumlah security emosi.
“Kami sudah berusaha memberi pemahaman, tapi memang ada beberapa yang melakukan provokasi. Security kami tersinggung, hingga akhirnya insiden itu terjadi,” beber David.
Tim Patmor dari Polsek Tamalate yang mendapat informasi langsung menuju ke lokasi bentrok. Sedikitinya, dua orang mahasiswa UNM dari Fakultas Olahraga, yakni Andika dan Eko diamankan setelah penyisiran dilakukan.
Namun situasi kembali ceos. Rekan kedua mahasiswa yang diamankan kembali mendatangi hotel Clarion dan memaksa petugas untuk melepas keduanya.
Untuk mncegah insiden lebih luas, petugas terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara serta tembakan gas air mata ke arah kelompok mahasiswa. Akibat peristiwa ini, sejumlah baliho yang terpasang di sepanjang jalan masuk hotel dirusak. Begitu juga dua lampu taman yang ada di halaman depan hotel Clarion.
Kapolsek Tamalate, Kompol Suaeb Madjid dikonfirmasi, Kamis siang mengatakan, bahwa kedua mahasiswa yang sebelumnya diamankan sudah dilepas setelah ada kesepakatan antar kedua pihak untuk tidak saling serang.
“Sempat kami amankan dua orang. Namanya Andika sama Eko. Keduanya mahasiswa Olahraga UNM. Namun karena ada upaya perlawanan makanya keduanya dilepas dengan kesepakatan agar kedua belah pihak tidak kembali saling serang. Jika masing-masing pihak kembali berulah, maka kami akan langsung memproses secara huku,” tegas Kapolsek.
Akibat peristiwa ini sejumlah fasilitas hotel, sepertin kaca pos parkir, lamput taman dan sejumlah baliho di sepanjang jalan masuk hotel rusak. Beruntung tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. (ish-ril/b)
–
Dilarang Masuk Liquid, 70 Mahasiswa UNM Ngamuk
×

