MAKASSAR, BKM — Sulawesi Selatan mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Menyusul terjadinya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 120,96 pada bulan Oktober menjadi 121,38 dibulan Nopember tahun ini. Inflasi tersebut sesuai dengan hasil survei harga konsumen yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel di pasar tradisional dan modern/swalayan dilima kabupaten/kota, seperti Bulukumba, Watampone, Makassar, Parepare, dan Palopo.
”Kita telah survei lima daerah. Hasilnya, kita mengalami inflasi,” kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam saat jumpa pers di kantor BPS Sulsel, Selasa (1/12).
Dari lima kabupaten/kota tersebut, inflasi tertingi terjadi di kota Palopo, yakni sebesar 0,44 persen dengan IHK sebesar 119,82. Sedangkan yang terendah di Kabupaten Bulukumba yakni sebesar 0,05 persen dengan IHK 126,69. Sementara untuk kota Makassar sendiri mengalami inflasi sebesar 0,26 persen dengan IHK sebesar 121,69.
Inflasi ini dipengaruhi adanya kenaikan harga bahan makanan yang meningkat sebesar 0,66 persen, seperti makanan jadi, minuman, tembakau (0,33 persen) dan bahan sandang sebesar 0,24 persen. Sementara perumahan, air, listrik, bahan bakar (0,24 persen), kesehatan (0,13 persen), pendidikan, rekreasi dan olahraga (0,02 persen), transportasi, komunikasi dan kuangan (0,05 persen), juga ikut memengaruhi inflasi.
Beberapa komoditas seperti ikan layang, cabe rawit, ikan cakalang, wortel kontrak rumah, tomat sayur, mie , beras dan bawang merah mengalami kenaikan harga. Sementara komoditas lain, kata Nursam, diharapkan mampu menekan minimal menjadi penyeimbang harga pasaran justru mengalami penurunan harga seperti emas perhiasan, kangkung, cabe merah, kacang panjang, cumicumi, tempe, tahu mentah, kentang, ikan kembung/gembung, dan bensin.
Begitu pula dengan sektor lain seperti pariwisata khususnya hotel dan transportasi. Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) juga justru mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yakni dari 1.343 orang turun menjadi 961 pengunjung atau turun sebesar 28,44 persen. (man/mir/c)
Inflasi Sulsel 0,26 persen
×

