MAKASSAR, BKM– Akibat cuaca buruk yang terjadi di perairan Makassar pada sepekan ini membuat para nelayan terpuruk. Pasalnya hasil tangkapan nelayan di Paotere, Makassar, menurun.
Padahal, para nelayan yang biasanya mampu mendapatkan ikan sebanyak 10 ton per harinya, kini mereka memilih bersabar menghadapi kondisi cuaca yang kurang bersahabat tersebut.
Usman, salah satu nelayan di Pelabuhan Paotere Makassar mengatakan, kondisi cuaca yang buruk mulai dirasakannya sejak awal Desember. Ini berimbas pada tangkapan ikan yang kian hari semakin menurun.
“Dulu kita bisa dapat ikan 10 ton perharinya, sekarang kita bisa dapat sekitar 300 Kg saja per harinya. Ya’ kita sabar saja, karena kalau kita paksa berlayar dengan kondisi cuaca buruk malah jadi bencana,” ujarnya.
Untuk menutupi biaya operasional kapal yang mencapai sekitar Rp30 juta sekali beroperasi, Usman mengaku harus menambah waktu beroperasinya di tengah laut mencari ikan dengan target 10 ton dalam waktu 15 hari.”Kita sekarang mau tambah jadwal berlayar ini, dulu kita cuma satu hari di laut bisa dapat 10 ton ikan, tapi sekarang susah mi. Itumi kita target jalan 15 hari baru kembali ke pelabuhan antar ikan,” katanya.
Terpisah, Prakirawan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar, Soejarwo mengatakan, cuaca buruk di musim penghujan seperti saat ini berpotensi menimbulkan angin kencang. Untuk wilayah Makassar sendiri, ancaman angin puting yang akan sering ditemui terutama di laut yang kecepatan angin diperkirakan 50 Km per jam.(arf/war/c)
Cuaca Buruk, Tangkapan Nelayan Menurun
×

