MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tahun 2016 mendatang menyiapkan anggaran sebesar Rp19 miliar untuk dana hibah ke lembaga sosial yang berbadan hukum.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Badan Pengelolahan Keungan dan Aset (BPKA) Pemkot Makassar, Erwin Syafruddin Hayya. Menurutnya, hibah Pemkot Makassar tahun 2016 yang masuk skalah peroritas adalah tempat ibadah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki legalitas badan hukum resmi.” Untuk tahun 2016 hanya tempat ibadah serta LSM yang diberikan bantuan,” kata Erwin di Gedung DPRD Makassar, akhir pekan lalu.
Menurut Erwin jumlah hibah yang akan diberikan pada tempat ibadah nilainya bervariasi. Pemkot kata dia, akan melihat kebutuhan tempat ibadah yang akan mendapatkan hibah sebelum dicairkan. Namun setiap tempat ibadah hanya mendapat satu kali dalam satu kali tahun anggaran.”Tahun depan pemkot fokuskan hibah pada pembangunan rumah ibadah, serta kegiatan sosial,” jelasnya.
Selain Tempat ibadah dan LSM yang mendapat kuncuran anggaran hibah 2016, pemkot juga telah menyiapkan anggaran untuk kegiatan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, tapi besaran anggaran tersebut tidak dapat di beberkan Erwin dengan alasan teknis.
“Kalau teknis jangan tanyakan ke saya, tapi kalau secara umum saya tahu, seperti hibah secara keseluruhan dan anggaran lainnya,” ujarnya.
Anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Makassar ini menambahkan, untuk tahun depan, lembaga yang sudah mendapatkan hibah pada tahun sebelummya tidak lagi mendapatkan hibah, sebelum menuntaskan laporan penggunaan anggarannya pada pemkot.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto berharap agar TNI dan Polri tetap mendapatkan dana hibah berupa dana dan kendaraan operasional. Kendaraan tersebut senantiasa dimaksimalkan untuk patroli, sehingga dapat memberikan rasa aman ke masyarakat utamanya pada malam hari.
Menurut Danny sapaan akrab wali kota, banyak kasus kekerasan di jalanan yang membuat keprihatinan semua pihak, dan harus diantisipasi secara baik oleh seluruh komponen masyarakat.
Hal senada diungkapkan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Sahruddin Said. Menurut Sahruddin, hibah kepada TNI dan Polri seharusnya tidak boleh dihentikan, sebab peran TNI dan Polri hanya semata-mata memberikan rasa aman terhadap masyarakat.
“Belanja Pemkot 2016 ini sangat besar, sehingga layak disisipkan untuk bantuan pengaman ke TNI/Polri,” ujarnya, Minggu (6/12).(ita/war/c)
Pemkot Siapkan Rp19 M Dana Hibah
×

