pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MPM Muhammadiyah Kumpul Petani di Palopo

MAKASSAR, BKM — Ratusan petani dampingan dan binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel dari 23 kabupaten dan kota berkumpul di Palopo untuk mengikuti Workshop Pertanian Terpadu di Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (22/12). Acara ini akan dibuka Wali Kota H Judas Amir dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel dan ketua PDM se-Sulsel.
Workshop Pertanian Terpadu MPM PWM Sulsel dilaksanakan sekaligus sebagai rangkaian dari kegiatan pra Musyawarah Wilayah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel ke-39, yang akan dibuka Rabu (24/12) di Lapangan Pancasila Kota Palopo.
Pelatihan yang diselenggarakan ini sudah merupakan program tahunan MPM PWM Susel, dimana sebelumnya sudah dilaksanakan di Makassar, Gowa, Pangkep, Luwu Utara, Enrekang, serta Tana Toraja.
Ketua MPM PWM Sulsel H Husni Yunus didampingi Sekretaris MPM Sulse, Nasrullah Rahim, mengatakan workshop ini cukup menarik dibandingkan dengan workshop sebelumnya. Sebab pesertanya merupakan petani binaan MPM se-Sulsel yang juga adalah peserta penggembira dari daerah yang sekaligus datang untuk menyukseskan kegiatan Muswil ke-39 PWM Sulsel yang dipusatkan di Kota Palopo.
Dan yang tidak kalah menariknya, sebut Ketua Panitia Drs H Mahung Sangaji,MPd, karena yang memberikan materi dalam pelatihan ini empat kepala dinas, yakni Kadis Perkebunan Provinsi Sulsel, Kadis Peternakan Provinsi Sulsel, Kadis Perikanan dan Kalautan Provinsi Sulsel, dan Kadis Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Sulsel.
Keempat pemateri ini akan membahas soal peran pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Sulsel, serta peluang kemitraan dalam pemberdayaan masyarakat.
Sementara pemateri dari kalangan praktisi adalah Rektor Umpar Dr Syarifuddin Yusuf,MM, Dr Ir Isran Ramli, MT (pakar pemberdayaan), dan Ketua BPH Unismuh Makassar yang juga mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Kota Makassar, Ir HM Syaiful Saleh,MSi, serta Konsultan MPM PP Muhammadiyah, Dr Ir Syafii Latuconsina.
Menurut Husni Yunus, setelah pelatihan ini, para peserta sudah bisa mendapatkan gambaran perkembangan teknologi berbasis organik dan ramah lingkungan dan pemanfaatannya di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
”Para peserta pelatihan ini memiliki motivasi untuk melakukan pendampingan teknologi pertanian berbasis organik dan ramah lingkungan di wilayahnya masing-masing, serta dapat merumuskan rencana aksi pendampingan di komunitasnya,” ujarnya, di Makassar. (*/rus)



×


MPM Muhammadiyah Kumpul Petani di Palopo

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar