PINRANG, BKM — Masyarakat Wakka, Kabupaten Pinrang urunan membeli mobil bekas yang akan difungsikan sebagai mobil ambulans untuk digunakan bersama sebagai mobil jenazah, mengangkut jenazah dari rumah sakit ke kediaman atau dari kediaman ke tempat pemakaman.
Sayangnya, mobil ambulans milik masyarakat itu belum dilengkapi dengan sirene dan lampu berwarna merah dan biru gawat darurat, agar dapat menembus kemacetan lalulintas. Selain itu, surat-surat mobil ambulans masih belum legal beroperasi di wilayah kerja Polda Sulselbar karena masih memiliki plat KT dari Kalimantan Timur.
Masyarakat belum memiliki cukup dana untuk mengurus administrasi peralihan kendaraan dari Kalimantan Timur ke Sulawesi Selatan, khususnya ke Kabupaten Pinrang dan membelikan sirene.
Hal itu mendapat perhatian dari Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar, melalui Kapolres Pinrang AKBP Adri Irniadi. Dalam sambutannya yang disampaikan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan jamaah Masjid Nurul Falah Wakka, Kabupaten Pinrang, Kamis (24/12), Kapolda Sulselbar sangat mengapresiasi semangat masyarakat Wakka yang masih memiliki semangat gotong royong tinggi yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat Indonesia sekarang ini.
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolda melalui Kapolres Pinrang menyerahkan bantuan sirene secara simbolis dan pengurusan surat-surat kendaraan agar mobil jenazah masyarakat Wakka dapat beroperasi dengan legal di wilayah hukum Polda Sulselbar. Bantuan diterima Kepala Desa Tadang Palie Husain.
“Bapak Kapolda sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Wakka, semangat khas masyarakat Indonesia yang mulai ditinggalkan. Karena itu, Pak Kapolda memberikan bantuan sirene dan pengurusan surat-surat mobil jenazah. Semoga bermanfaat buat masyarakat Wakka,” kata Kapolres.
Alumni Akpol tahun 1994 ini mengatakan, sebenarnya Kapolda ingin sekali hadir di tengah-tengah masyarakat Wakka. ”Namun karena ada acara mendadak dan penting yang harus diselesaikan, makanya Bapak Kapolda memohon maaf karena tidak sempat hadir, sekaligus berterima kasih atas undangan panitia maulid Masjid Nurul Falah Wakka,” tandasnya.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan tiap tahun oleh masyarakat Wakka. Kali ini peringatan berlangsung sangat meriah.
Aas kerja keras Ketua Panitia Drs Abdul Salam Ngaru dan timnya, terkumpul sekitar 500-an ember yang berisi telur hias hasil dari swadaya masyarakat, yang selanjutnya dibagi-bagikan kepada setiap jamaah yang hadir dalam acara maulid. (*/rus)
Kapolda Apresiasi Gotong Royong Warga Wakka
Bantu Surat-surat dan Sirine Mobil Ambulans
×

