pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ingin Dianggap Sukses, Mahasiswa UIN jadi Tentara Gadungan

Kecewa Setelah Enam Kali tak Lulus Tes TNI

MAKASSAR, BKM — Gegara ingin dibilang sukses dan dipuji oleh keluarga di kampung halamannya, Irvan Parman (24) warga Perumaham Pertamina Blok A Makassar, berpura-pura menjadi tentara. Namun, aksi nekat mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini ketahuan saat hendak berangkat melalui Bandar Udara (Bandara) Sultan Hasanuddin, Selasa (29/12) siang.
Siang kemarin, Irvan dengan percaya diri mengenakan seragam Pomdam VII Wirabuana berpangkat Sersan Satu (Sertu) masuk ke ruang tunggu. Ia lalu membaur dengan ratusan calon penumpang pesawat Lion Air JT 1338 yang akan berangkat menuju ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Saat berada di ruang tunggu, petugas bandara dan sebagian calon penumpang curiga dengan gelagat serta cara berpakaian Irvan.
Irvan menggunakan Baret Raider berwarna hijau dengan kopel putih tanpa pengait serta timangan. Penyematan simbol pakaian dinas TNI yang tidak sesuai membuat petugas bandara curiga.
Saat Irvan checkin, petugas bandara langsung meminta Irvan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI. Seketika Irvan terlihat gugup. Tak pelak, pria yang hendak pulang ke kampung halamannya ini diamankan di aparat Polsek Bandara Sultan Hasanuddin. Selanjutnya, dibawa ke Denpom VII Wirabuana.
Di depan petugas, Irvan mengaku nekat menyamar sebagai tentara untuk menjaga gengsi di depan keluarga sertamasyarakat di kampung halamannya. Soalnya, sesuai kabar yang telah tersebar, Irvan di Makassar telah sukses dengan lulus masuk menjadi anggota TNI.
Saat merantau ke Makassar, Irvan memang sempat mendaftar menjadi tentara. Namun enam kali mendaftar, dia tidak lulus-lulus lantaran memiliki riwayat penyakit gangguan jantung.
Kapolsek Bandara Sultan Hasanuddin, AKP Andi Alamsyah menjelaskan, Irvan saat di bandara memang memperlihatkan gelagat mencurigakan.
“Petugas menaruh curiga karena yang bersangkutan tidak bisa memperlihatkan KTA sebagai anggota TNI. Apalagi beberapa atribut kesatuan yang dipasang tidak sesuai dengan aturan. Kemudian kita amankan dan diinterogasi, ternyata betul kalau yang Irvan adalah tentara gadungan,” kata Andi Alamsyah.
Irvan mengaku mendapatkan seragam TNI dengan cara membeli di Toko Harmonis Pasar Niaga Daya (PND) Makassar. “Saya beli pak di Toko Harmonis Daya,” aku Irvan, polos.
Menurut Ivan, dirinya nekat mengenakan seragam TNI karena kecewa lantaran enam kali tes masuk tentara dirinya tak pernah lulus. Dia pun mengaku mengenakan seragam tersebut dengan maksud memberi kejutan kepada neneknya serta masyarakat di kampung halamannya.
“Saya cuma mau perlihatkan ke nenek dan masyarakat kalau saya sudah jadi tentara. Selama ini saya sudah enam kali mendaftar jadi tentara tapi gagal terus Pak,” beber Irvan sambil menunduk.
Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Frans Mangera kepada BKM mengatakan, setelah diperiksa polisi, Irvan diserahkan ke Denpom VII Wirabuana untuk pemeriksaan lebih lanjut. ”Iya benar, yang bersangkutan adalah gadungan. Pemeriksaannya dilakukan oleh petugas Denpom,” tegas Frans. (ish-ari-ril/cha/b)



×


Ingin Dianggap Sukses, Mahasiswa UIN jadi Tentara Gadungan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar