MAKASSAR, BKM–Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto melakukan inspeksi mendadak pada hari pertama kerja seusai masa libur Natal dan Tahun Baru, Senin (4/1). Hasilnya, 356 pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel dan 16 PNS lingkup Pemkot Makassar diketahui tidak hadir tanpa pemberitahuan atau alasan jelas.
Sementara pegawai Pemprov yang tidak ikut apel pagi sebanyak 720 orang dari total 1.426 pegawai yang berkantor di lingkup Sekretariat Pemprov Sulsel.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Muh Tamzil menjelaskan, banyaknya pegawai yang terlambat masuk di hari pertama tahun 2016 disebabkan kemacetan di jalan.
“Hari pertama masuk kerja, macet dimana-mana. Sehingga banyak pegawai yang terlambat. Yang ikut apel setengahnya lah,” ungkap Tamzil kepada wartawan, usai apel pagi.
Dia menegaskan, PNS yang terlambat akan diberi sanksi berupa pengurangan pakasi atau tunjangan kinerja. Sementara PNS yang tidak hadir tanpa pemberitahuan yang jelas, selain pakasinya dikurangi, juga diberi sanksi berupa teguran secara tertulis.
Hingga siang kemarin, BKD masih mendata kehadiran PNS di lingkup Pemprov Sulsel termasuk SKPD di luar sekretariat.
Data terakhir yang dihimpun BKD hingga sore kemarin, jumlah PNS lingkup sekretariat yang hadir di hari pertama kerja tahun 2016 sekitar 1.069 orang atau sekitar 75 persen dari jumlah pegawai yang ada. Sementara 356 orang alpa alias tidak hadir, baik dengan alasan hingga tidak ada kejelasan. BKD juga masih menunggu data absensi sembilan SKPD yang belum masuk.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta Kepala BKD untuk melaporkan berapa banyak pegawai yang tidak hadir di hari pertama masuk kerja.”Bukanji mau diberi sanksi. Tapi mau ditegur agar tidak mengulangi perbuatannya. Laporkan ke saya data pegawai yang tidak masuk hari ini,” tegasnya.
Di depan para pegawai, Syahrul menekankan agar tahun baru dijadikan momentum menjaga kekompakan, kedisiplinan dan peningkatan kinerja.
Menurut Syahrul, pencapaian Sulsel sebagai provinsi terbaik di tahun 2015 menjadi prestasi membanggakan yang harus bisa dipertahankan tahun 2016.
Terpisah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto didampingi Sekretaris Kota Makassar, Ibrahim Saleh, melakukan Sidak di sejumlah ruangan di Kantor Balai Kota.
Sidak dimulai di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Sekda) kota Makassar, dilanjutkan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Arsip Perpustakaan dan Pengolahan Data, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), BKD, Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA), dan berakhir di Ruang Pola Balai Kota.
Dari hasil sidak yang dilakukan menemukan beberapa pegawai yang tidak hadir dihari pertama yaitu di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), sebanyak 16 pegawai yang berstatua PNS dan Honorer tidak masuk. Sementara di ruangan lainnya, seluruh pegawainya hadir.
“Ada beberapa yang hadir seluruhnya, ada juga yang sampai 16 tidak hadir. Ini memberikan tanda bagi saya bahwa konsolidasi SKPD itu harus terus berlangsung karena tidak boleh ada kata berhenti untuk konsolidasi SKPD,” tegas Danny.
Menurutnya, inti dari suatu organiasi adalah kedisiplinan. Karena, disiplin menjadi gambaran awal kesiapan organisasi dalam merealisasikan program kerjanya. Jika kedisiplinan sejak dini tidak ditanamkan, maka diragukan jika orang tersebut tidak mampu menjalankan program diawal tahun yang begitu sangat menantang.
“Kita sudah ingatkan pegawai untuk tidak lagi menambah liburnya,” kata Danny.
Ia menambahkan, di tahun 2016 ini sebanyak 2.300 PNS Pemkot Makassar digadang gadang akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara. Dan mereka yang diprioritaskan mengikuti Diklat pembentukan mental dan disiplin itu adalah lurah, camat dan kepala SKPD.”Saya sendiri yang pimpin langsung. Dan saya utamakan lurah, camat, dan SKPD karena 2017 akan lebih berat lagi, Program kita di tahun depan, 2017 kompleksitasnya agak tinggi sehingga memerlukan penanganan yang serius dan sistematis,” pungkasnya.
Selain wali kota melakukan sidak, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal juga melakukan sidak di Kecamatan Wajo dan di Kantor Kelurahan Melayu, Jalan Sarappo. Wawali didampingi Camat Wajo Ansar Kalam. Dalam sidak DG Ical mengecek absen pegawai hari pertama masuk kerja setelah libur tahun baru 2016.(arf-rhm-jul/war/b)
356 PNS Pemprov, 16 Pemkot
Tak Hadir Hari Pertama Ngantor
×

