MAKALE, BKM — Obyek wisata religi monument Yeses Memberkati di Buntu Burake Makale Tana Toraja, sudah hampir rampung pembangunannya. Proyek tersebut menelan anggaran Rp 30 M.
Monumen dibangun pada masa pemerintahan Theofilus Allorerung. Meski kalah di Pilkada 9 Desember 2015 lalu tapi pembangunan terus dilanjutkan.
”Pada Tahun 2016 Pemkab Tator mengalokasikan anggaran sebesar Rp 150 juta untuk pengecatan bagian luar bangunan, sedangkan penataan kawasan patung didanai dari APBN melalui Balai Besar PU sebesar Rp 6 M,” terang pejabat Bupati H Jufri Rahman, Sabtu (9/1).
Saat ini Pemkab fokus membangun infrastruktur jalan dan diharapkan tahun depan lokasi dan wilayah bangunan sudah lengkap dan bisa menjadi obyek wisata favorit Tana Toraja.
Alokasi anggaran Rp 6 M dari APBN untuk mendukung pembangunan Aula serta fasilitas lainnya sekaligus memperindah monument.
”Pada tahun 2017 masih mendapat kucuran dari APBN,” tambah Jufri
Inovasi Pemkab menciptakan wisata baru, tanpa mengabaikan wisata alam natural dan wisata sejarah, solusi meningkatkan kunjungan wisman dan wisnus di Tator dan keluhan wisatawan jalan pariwisata di Toraja sangat jelek. Secara bertahap keluhan tersebut dapat diatasi sebab jalan masih merupakan sarana lalulintas fital bagi Tator.
Sebelumnya pembangunan patung Yesus dengan anggaran APBD Rp 30 M disorot Wakil Ketua DPRD Tana Toraja J A Situru karena ditengarai telah terjadi mark up anggaran. Dewan meminta sehingga pihak Kejaksaan dan kepolisian didesak segera melakukan penyelidikan.
Menurut J.A.Situru, pembangunan monument Yesus bukan kebutuhan mendesak masyarakat Tana Toraja tingkatkan perekonomian, melainkan pembangunan inftra struktur jalan diwilayah terpencil paling penting. (gus/C).
Penataan Patung Yesus Rp 6 M
×

