PAREPARE, BKM — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abdul Azis Kahar Muzakkar dialog dengan perhimpunan jurnalis Ajatappareng (Pijar) dan pemuda muhamadiyah Kota Parepare, di Teras Empang, Minggu (10/1).
Yasser Latief, selaku moderator dialog publik membangun peradaban melalui jurnalis berintegrasi, didampingi narasumber dari anggota DPD RI, Abd Azis Kahar Muzakkar, ketua Pijar Parepare, Arifuddin Beddu, dan ketua Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Mahyuddin.
Menurut, Arifuddin, media harus profesional dalam memberitakan suatu kejadian atau peristiwa yang diliput oleh wartawan.
Wartawan harus melakukan cros cek di lapangan tanpa menzalimi atau menghakimi narasumber tersebut.”Kebebasan pers ini justru banyak yang disalah gunakan oleh wartawan dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.
Ketua Pmuda Muhammadiyah Sulsel, Mahyuddin mengatakan peran media sangat dibutuhkan untuk memberilkan informasi kepada masyarakat.
“Media berperan untuk memberikan informasi publik yang positif kepada masyarakat,”tuturnya.
Harus mengungkap fakta-fakta kebenaran, jangan disembunyikan, maka itulah peran serta media menpubilkasikan kepada masyarakat.
Sementara, Abdul Aziz Kahar Muzakkar, memberikan sambutanya, idelisme sangat dibutuhkan seorang jurnalis, tapi ada juga media memberitakan banjir dan tergenang yang membuat masyarakat bingung.
Sedangkan media-media liberal bahkan banyak perusahan media memberitakan tidak sesuai fakta seperti menjas masalah Islam,”media-media barat banyak menjas agama Islam dan ada juga media berkedok Islam tapi isinya justru menjas Islam, inilah menjadi penomena yang terjadi sekarang ini,”katanya. (smr/C)
PM-Pijar Dialog Bareng Senator
×

