pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Ranperda Ditarget Selesai Maret

MAKASSAR, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali aktif melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di awal tahun ini. Dua ranperda secara bergantian dibahas, yakni Ranperda Perlindungan Pengelolahan Lingkungan Hidup dan Ranperda Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolahan Lingkungan Hidup Sarifuddin Badollahi mengatakan, pada pembahasan pertama, pihaknya menyelesaikan 10 pasal dari 155 pasal yang ada.
“Target kita Ranperda Pengelolahan Lingkungan Hidup akan tuntas menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada Maret mendatang. Apalagi, pembahasanya digelar dua kali dalam satu pekan,” kata Syarifuddin Badollahi di gedung DPRD Makassar, Senin (11/1).
Ketua Komisi C Bidang Pembangunan ini menambahkan, pada awal pembahasan pihaknya hanya memperdebatkan tentang pasal penyelesaian masalah jika ada perselisihan dengan kabupaten Gowa dan Maros terkait batasan wilayah.
Dalam pasal itu, jelas Syarifuddin, telah ditegaskan jika terdapat permasalahan dengan kabupaten tetangga, maka penyelesaiannya dilaksanakan di Makassar. Hanya saja, pasal tersebut disepakati dihilangkan dan memberikan catatan untuk diambil alih oleh pemerintah provinsi untuk melaksanakan mediasi.
“Kita serahkan pada pemerintah provinsi sebagai perwakilan pusat di Sulawesi Selatan untuk memediasi jika kelak ada perselisihan yang muncul,” katanya.
Sementara Wakil Ketua Pansus Pengelolahan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Fasruddin Rusli menambahkan, dalam pembahasan tersebut seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Makassar akan dilibatkan dalam pembahasan, yakni Badan Lingkungn Hidup Daerah, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Disperindag dan Dinas Kelautan.
“Tidak hanya SKPD terkait, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di pemberdayaan lingkungan turut diikutsertakan dan dijadikan pertimbangan ke depannya jika ada masyarakat yang dirugikan,” jelas Acil, sapaan akrabnya.
Sementara Wakil Ketua Pansus ASI Ekslusif Lisdayanti Sabri mengatakan, dalam pembahasan awal ini hanya penegasan tentang pentingnya pemberian ASI ekslusif pada anak. Nantinya perda ini akan mendorong agar seluruh ibu-ibu menyadari hal tersebut.
“ASI ekslusif bukan hanya mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan otak anak, tapi memberikan zat kekebalan pada bayi sehingga tidak mudah terkena penyakit,” kata Lisdayanti. (ita/war/c)



×


Dua Ranperda Ditarget Selesai Maret

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar