pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Antisipasi Paham Radikal di Sekolah

MAROS, BKM — Peredaran buku yang memuat paham radikalisme di sejumlah sekolah mendapat perhatian khusus para pemerhati dan Dewan Pendidikan di Kabupaten Maros.
Seperti yang disampaikan, Dewan Pendidikan Maros, Lory Hendradjaya, bahwa selain dibutuhkan pengawasan ketat orang tua siswa, kepekaan juga harus ditunjukkan dinas terkait atas maraknya peredaran buku yang dinilai keluar dari idionlogi kebangsaan dan norma agama.
“Orang tua siswa sebaiknya mengawasi pelajaran anak-anaknya. Harus dibangun komunikasi antara anak dan orang tua. Termasuk saat mereka mengerjakan pekerjaan rumahnya,” ungkapnya, Rabu (28/1).
Dia menambahkan, pemerintah sedianya melakukan tindakan antisipatif dengan memberikan penegasan kepada sekolah untuk selektif dalam menerima tawaran buku bacaan dari penerbit.
“Dinas Pendidikan juga harus proaktif dan mengevaluasi buku-buku yang beredar di Maros. Utamanya buku tingkat TK dan SD. Karena TK dan SD merupakan kelas rendah, secara psikis dapat membekas dalam memori mereka,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan RI pernah mengeluarkan surat edaran yang melarang bahan mengajar ditingkat TK dan SD yang memuat konten kekerasan.
“Surat edaran ini jelas. Hal itu merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan nomor 82 tahun 2015 tentang pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dan panduan singkat bagi orang tua dalam membicarakan kejahatan terorisme dengan siswa dan anak-anak. Aturan ini jelas tinggal dijalankan,”, bebernya.
Sementara itu, pengawas tingkat SMP Disdik Maros, Muhammad Saing mengaku telah menurunkan pengawas untuk meninjau buku bacaan ke seluruh sekolah diwilayah Maros.
“Untuk sementara belum ada laporan terkait beredarnya buku pelajaran yang mengandung ajakan radikalisme,” jelasnya. (ari-ril/c)



×


Antisipasi Paham Radikal di Sekolah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar