MAKASSAR, BKM–Enam bakal calon (Balon) Rektor Universitas Negeri Makassar UNM) memaparkan visi misi mereka di Gedung Phinisi UNM, Rabu (27/1).
Keeman bakal calon rektor yakni, Dekan Fakultas Teknik UNM Prof Husain Syam, Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra, Dr Syarifuddin Dollah, Kepala LPMP Sulsel, Prof Wasir Thalib, Direktur Program Pasca Sarjana UNM, Prof Jasruddin, Dekan FMIPA, Prof Hamzah Upu, dan Pembantu Rektor III UNM Prof Henri Tahir. Dalam pemaparan visi dan misi juga diselingi sesi tanya jawab di hadapan panitia penjaringan rektor.
Husain Syam dalam visi-misinya menyampaikan tujuh program yang akan dia canangkan ketika menjabat sebagai orang nomor satu di UNM itu.”Maju ke pilrek UNM adalah keputusan yang berat, tapi saya yakin bisa memegang amanah ini,” ujar Husain Syam dihadapan para civitas akademika yang turut hadir.
Ke tujuh program strategis yang disiapkan Husain Syam diantaranya pengembangan kapasitas dan manajamen organisasi/lembaga, pengembangan inovasi pembelajaran berbasis TIK, peningkatan mutu penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah.
Disamping itu, peningkatan sarana dan prasarana, penataan lingkungan menuju kampus modern, pengembangan katakter mahasiswa dan hubungan alumni, pengembangan tata kelola keuangan dan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, serta perluasan jejaring, kemitraan, dan komunikasi antar Lembaga.”Program strategis ini disusun dalam rangka mewujudkan visi misi UNM yang telah dicanangkan,” kata Husain Syam.
Melalui program ini, jelas Husain akan bisa terlaksana dengan baik, tentu dengan segala dukungan dari seluruh civitas UNM. Berbagai kegiatan lain juga akan dilakukan untuk pencapaian program ini, termasuk melakukan penataan sistem perparkiran pada masing-masing unit yang aman dan estetik.
Bakal calon rektor UNM Nomor Urut 2, Syarifuddin Dollah, juga menyampaikan empat program kerja unggulannya. Keempat program tersebut diantaranya, di Bidang Akademik dengan 21 poin kegiatan, Bidang Administrasi dan Keuangan dengan 16 poin, Bidang Kemahasiswaan dengan 6 poin dan Bidang Kerjasama dan Pengembangan dengan 14 poin.
“Salah satunya untuk Bidang Akademik saya akan mengupayakan peningkatan kualitas proses pembelajaran di kelas , laboratorium, dan studio,” jelas Syarifuddin Dollah.
Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM ini juga menyebutkan untuk Bidang Administrasi dan Keuangan, dia akan meningkatkan standarisasi manajemen perguruan tinggi pada semua unit.”Saya akan mengupayakan mendapat sertifikat ISO 9001-2008,” kata Syarifuddin Dollah.
Sementara untuk Bidang Kemahasiswaan Syarifuddin Dollah akan mengupayakan peningkatan bakat, minat, dan penalaran mahasiswa.”Untuk Bidang Kerjasama dan Pengembangan sendiri akan diperluas kerjasama dengan beberapa perguruan tinggu lain di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh UNM dan Universitas Negeri Yogyakarta,” jelas Syarifuddin Dollah.
Adapun, pemaparan program kerja calon Rektor UNM nomor urut 3, Wasir Thalib mengangkat sembilan program kerja jika dipercayakan menahkodai UNM. Majuki’ adalah tagline yang dipegang oleh Wasir Thalib sebagai salah satu gambaran cita-cita dan program yang akan diusung. Majuki’ merupakan singkatan dari Mandiri, Akuntabel, Jaya, Unggul, Kreatif dan Inovatif.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sulsel ini mengatakan, dia berkeyakinan bahwa melalui program strategis dengan pendekatan keunggulan kolaboratif.”Dalam hal ini sangat dibutuhkan kerjasama, kerja keras dalam suasana penuh kebersamaan dan tanggung jawab,” kata Wasir Thalib.
Kesembilan program yang dipaparkan diantaranya, pendidikan dan pengajaran, penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat kerjasama, tata kelola kelembagaan dan keuangan, peningkatan kuantitas dan kualitas SDM, pengembangan sarana dan prasarana, serta penjaminan mutu komprehensif dan pembinaan kegiatan kemahasiswaan.”Dalam mengimplementasikan program tersebut, tentu tidak mudah diwujudkan karena membutuhkan komitmen,” jelas Guru Besar Fakultas Teknik UNM ini.
Lebih lanjut, bakal calon rektor nomor urut 4, Jasruddin juga tidak mau kalah. Dia memaparkan program kerjanya melalui visi dan misi seperti pengelolaan keuangan yang mengacu pada transparansi dan akkuntabilitas tinggi. Pelaksanaan program itu tentu dengan mendorong berbagai sumber keuangan sesuai mekanisme keuangan negara, imbuhnya.
Program peningkatan transparansi dan akuntabilitasi keuangan ini telah disiapkan strategi untuk menjalankannya.
Jasruddin menyebutkan, akan membuat kemitraan dengan inspektorat, BPKP, BPK, kepolisian, kejaksaan melalui pelatihan dan urung rembuk dengan pengelola keuangan di tingkat universitas.“Saya juga akan melakukan pengembangan DIPA UNM berbasis RKAKL dan kolegial,” tambah Jasruddin.
Selain program peningkatan tata kelola keuangan, Jasruddin juga tetap menyiapkan sejumlah program lainnya. Program yang akan dicanangkannya yaitu di Bidang Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian.
“Program yang disusun ini dengan mempertimbangkan posisi dan kondisi UNM saat ini,” kata Jasruddin.
Sementara itu, calon rektor nomor urut 5, Hamzah Upu juga memaparkan program kerja sebagai target capaian selama empat tahun ke depan. Salah satu program kerjanya tersebut adalah pengadaan bus gratis antara kampus UNM untuk mahasiswa, dosen dan staf.
Sedangkan calon rektor UNM nomor Urut 6, H Heri Tahir juga memaparkan program kerjanya yakni mengembangkan dan membuat program yang akan bekerjasama dengan kejaksaan tinggi serta seluruh civitas akademik UNM dan Mahasiswa.
“Insyaallah saya akan membuat kerjasama dengan kejaksaan tinggi, khususnya mengajarkan mahasiswa tentang apa itu pasal perdata dan pidana,” tutupnya.
Ketua Pantia pemilihan rektor (pilrek) UNM, Prof Amin Rasyid mengatakan, seharusnya pemaparan program kerja ini dilakukan selama tiga hari yaitu pada 26-28 Januari. Namun berdasarkan hasil rapat senat terbuka diputuskan pemaparan akan dilakukan hanya satu hari.”Keputusan itu diambil dengan berbagai pertimbangandan hasil konsultasi panitia dengan ketua senat UNM Prof Arismunandar,” kata Amin Rasyid.(ita/b)

