SOPPENG, BKM — Untuk mencegah makin meluasnya paham Gafatar dan ISIS, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Agama Islam STAI Al Gazali Soppeng menggelar seminar dengan tema Melawan dan Menolak Gerakan Radikal dan ISIS, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Soppeng, Sabtu, (30/1)
Hadir dalam seminar ini Kasat Intel Polres Soppeng, AKP Muh Yunus, akademisi UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus, dan guru besar STAIN Watampone Prof DR Sarjan sebagai narasumber yang memberikan telaah gerakan menolak ISIS dan Gafatar.
“Gafatar adalah ormas yang mengajarkan agama sebagai ajaran sesat karena ayat Al Quran di padukan ayat kitab Injil dan menganggap dirinya (Al Musaddeq) sebagai Nabi,” ujar Kasat Intel Polres Soppeng Muh. Yunus saat memberikan materi.
Sementara akademisi UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad menjelaskan aliran radikal Gafatar dan ISIS adalah bentuk kegiatan yang harus ditolak dan diperangi bersama karena dapat merusak mental para generasi sehingga dapat meronrong bangsa Indonesia menjadi tidak aman.
Lain halnya akademisi STAIN Watampone Prof DR H A Sarjan yang sengaja dihadirkan untuk menyampaikan gerakan radikal dalam pandangan faham islam.
“Gerakan yang memiliki target radikalisme, membentuk negara islam sebuah keharusan serta pemberlakuan Syariat Islam dengan menghalalkan segala macam,” paparnya” (ono/C)
DEMA STAI Al Gazali Gelar Seminar
×

