ENREKANG,BKM — Rombongan Tim Enrekang Police Care Mengajar (EPCM) menembus kabut dan jalan terjal menuju Desa Bone-bone Kecamatan Baraka yang jaraknya sekitar 80 km dari pusat kota Enrekang.
Sebanyak 50 personil kepolisian plus 15 orang Polisi Wanita (Polwan) dilibatkan dalam giat kemanusiaan yang setiap bulan digelar jajaran Polres Enrekang ini. Kegiatan EPC kali ini diadakan di SDN 159 Bone-bone dipimpin Kepsek Hj Nurwati, S.Pd dengan jumlah murid 96 orang.
Kedatangan rombongan EPCM disambut ramah para warga desa. Meski awalnya masyarakat sepanjang jalan dibuat sedikit kaget dengan kedatangan rombongan kepolisian dengan gaung sirine, namun setelah sampai keramahan para polisi langsung mencairkan suasana tegang terutama bagi anak-anak sekolah.
Program EPCM kali ini selain memberikan bantuan barupa buku tulis,topi dasi dan tas sekolah, juga memberikan pelajaran umum dan game yang mengajarkan kekompakan, dan kerja sama yang baik antar siswa.
Tapi ada hal penting yang ingin dicapai oleh tim EPC yaitu menghilangkan rasa takut para anak-anak terhadap Polisi.
“Waktu pertama kali kami datang, anak-anak ini lari karena takut kepada kami. Untuk itu kami ingin menghilangkan rasa takut mereka, bayangkan diajak foto saja mereka tidak mau,”kata Kompol Adzan Subuh, Wakapolres Enrekang, Sabtu (30/1).
Desa bone-Bone yang terkenal dengan Perdes larangan merokoknya dan sudah di kunjungi berbagai negara asing sebagai tempat studi banding.
Terpisah, Nurwati mengatakan desa Bone-bone hanya ada satu SD dengan empat guru kelas. “Sekolah kami masih serba kekurangan termasuk juga kekurangan tenaga pengajar,”ujar Nurwati.
Menurutnya, kekurangan guru ini sudah beberapa kali diusulkan melalui Musrembangdes namun hingga hingga kini belum terealisasi.
“Sudah berapa kali kami usulkan lewat Musrembang tingkat desa tapi sampai sekarang belum ada hasilnya,”keluh Nurwati di depan tim EPC Polres Enrekang.
Wakapolres Enrekang, Kompol Adzan Subuh berjanji jika ada rezeki lebih jajarannya, maka tidak menutup kemungkinan progran EPC berbagi akan datang lagi ke Desa Bone- Bone.
“Insya Allah kalau ada reski kami akan datang kembali untuk menambah ruang kelas yang masi kurang itu,”janji Adzan.
Selain itu, Adzan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh lapisan warga desa Bone-bone yang telah menyambut Tim EPC dengan penuh keramahan yang memberikan rumah mereka untuk menginap, dan membantu menyiapkan kebutuhan Tim EPC.
“Saya atas nama Kapolres mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Kades dan seluruh warga atas penyambutannya. Semoga kita bisa bertemu kembali,”ujar Adzan. (her/C)
Tim EPCM Masuk Sekolah
×

