MAKASSAR, BKM — Jafring Hadiwijaya (45) orang tua siswa SMAN 1 Makassar mendatangi Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Kota Makassar, Senin, (1/2).
Kedatangan Jafring Hadiwijaya ke BPPPA Kota Makassar untuk melaporkan kasus yang menimpa anaknya, Fathir yang diduga menjadi korban kekerasan oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan SMA 1 Makassar, Iskandar, beberapa waktu lalu.
“Tujuan saya datang ke BPPPA Kota Makassar untuk melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Wakasek Bidang Kesiswaan SMA 1 Makassar terhadap anak saya agar anak saya bisa mendapatkan perlindungan,” ujar Jafring di kantor Balaikota.
Terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (BPPPA) Makassar, Tendri A Palallo mengaku telah menerima laporan kekerasan anak yang dilakukan oleh oknum Wakasek di SMA 1 Makassar.
“Kami mendapatkan lopran seperti itu dan kami juga sudah koordinasikam dengan Disdikbud Makassar. Pihak Disdikbud juga mengaku sudah bertindak dengan melakukan penyelidikan ke sekolah tersebut,” kata Tendri di ruangannya.
Pihaknya hanya sebatas melakukan koordinasi ke pihak Disdikbud Makassar. Sehingga kskerasan terhadap anak didalam sekolah tidak terulang.
“Kami intens melaksanakan sosialisasi ke semua sekolah tentang pencegahan tindak kekerasan terhadap anak, apa saja yang tidak boleh dilakukan untuk anak,” tambahnya.
Terpisah, Kepala SMAN 1 Makassar, Muh Asman yang dikonfirmasi melalui via selulernya mengaku telah melakukan koordinasi terhadap dua belah pihak, antara korban dan pelaku yang diketahui bernama Iskandar. Namun sejauh ini saran yang disampaikan kepala sekolah tidak juga diindahkan oleh Iskandar.
“Kami sudah panggil kedua belah pihak, utamanya yang memukul, karena kami mau selesaikan secara kekeluargaan, ternyata tidak dilaksanakan lagi,” ujarnya. (arf-ril/c)
Wakepsek SMA 1 Makassar Dilapor Penganiayaan
×

