MAKASSAR, BKM — Penemuan mayat balita di kolam PT Katingan Timber Celebes (KTC), Kampung Bontoa, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Selasa (2/2) sekira pukul 10.00 Wita hingga kini masih diselidiki pihak kepolisian.
Pihak keluarga balita berusa 2,8 tahun benama Pimpo itu bahkan sempat mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab kematian anaknya.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Roy Agung yang dikonfirmasi BKM, Rabu (3/2), membenarkan hal tersebut. Permintaan itu disampaikan pihak keluarga saat penyerahaan jenazah Pimpo kemarin.
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan belum diketahui penyebab kematian almarhum,” kata Agung.
Dugaan sementara bocah ini tenggelam saat main di kolam. Namun tak ada seorang pun yang mengaku melihat korban hingga ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar Kompol H Burhanuddin dikonfirmasi terpisah juga mengakui permintaan itu. Hanya saja, sebelum dilakukan autopsi, pihak keluarga memilih untuk mengambil jenazah Pimpo untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Takalar.
“Awalnya pihak keluarganya dengan tegas meminta untuk dilakukan outopsi. Namun karena keluarga buru-buru ingin memakamkan almarhum, maka autopsi batal dilakukan,”ujar Burhanuddin. (ish-jul-ril/c)
Kasus Balita Tewas di Kolam KTC Masih Misteri
×

