pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anak Yatim yang Bercita-cita Jadi Peneliti

Adhis Tessa, Siswi SMAN 11 Pinrang Mewakili Indonesia ke Amerika Serikat (1)

PRESTASI tingkat nasional ditorehkan seorang pelajar asal Kabupaten Pinrang. Adhis Tessa terpilih mewakili Indonesia pada ajang lomba karya ilmiah remaja tingkat internasional di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat pada bulan Mei mendatang.

Laporan: Gunawan Dwicahyo

SEORANG anak remaja perempuan keluar dari salah satu ruangan di SMA Negeri Unggulan 11 Pinrang, Kamis (11/2) sore pukul 16.30 Wita. Ia mengenakan baju seragam pramuka warna coklat lengkap dengan jilbabnya.
Dialah Adhis Tessa, siswi kelas XII IPA 2 SMAN Unggulan 11 Pinrang. Dengan wajah sumringah, didampingi guru pembimbing Baharauddin Iskandar,SPd,MPd di ruang Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Abdul Wahid Nara,MPd, Adhis menceritakan apa yang telah mengantarnya hingga bisa terpilih mewakili Indonesia ke Amerika Serikat.
Bermula dari lomba karya ilmiah remaja tingkat nasional ke-47 yang diselenggarakan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) bekerja sama dengan Intel International Science and Engineering Fair pada bulan Agustus 2015 lalu. Dalam even itu, Edhis terpilih mewakili Indonesia pada ajang yang sama tingkat internasional yang akan diselenggarakan di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.
Pada lomba tingkat nasional itu Adhis bersaing dengan lebih dari 2.400 peserta dari seluruh Indonesia. Naskah penelitiannya berjudul; Dilema Petani Lumbung Padi Nasional, Antara Peralihan Hak dan Pengalihfungsian Lahan yang Memiskinkan.
Pencapaian yang diraih Edhis saat ini tidak terlepas dari dukungan dan motivasi sang ibunda Rahmatiah Pati. Orang tua laki-laki Adhis sudah meninggal dunia. Meski sudah yatim, tidak menyurutkan niatnya untuk terus belajar dan mengukir prestasi.
Ia punya cita-cita kelak bisa menjadi seorang peneliti pada level nasional. Karena itu, Adhis terus mengisi hari-harinya dengan belajar dan berkarya.
”Saya mau jadi peneliti, Kak. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ujarnya penuh harap.
Guru pembimbing Baharuddin Iskandar,SPd,MPd menjelaskan, lomba yang akan diikuti Adhis di Amerika Setikat merupakan ajang bergengsi, karena diiikuti semua sekolah dari hampir seluruh dunia. Pemenangnya akan diberikan beasiswa gratis hingga ke jenjang S3.
”Kita berharap Adhis bisa memenangkan ajang lomba tersebut,” kata Baharuddin.
Siswi SMAN Unggulan 11 Pinrang yang merupakan buah gagasan Bupati Aslam Patonangi ini, berhasil masuk tiga besar setelah masuk tujuh besar yang diseleksi mewakili Indonesia dan dibiayai oleh penyelenggara. Sementara dua sekolah lainya lolos namun dengan biaya sendiri.
Kepala SMAN Unggulan 11 Pinrang Drs H Ridwan Ali,MPd mengaku sangat bersyukur setelah menerima surat dari LIPI, yang isinya meminta agar siswinya Adhis mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang tersebut di salah satu kota di Amerika Serikat.
Bupati Pinrang yang juga Ketua Komite SMAN Unggulan 11 Pinrang yang dihubungi via handphone, memberikan apresiasi kepada pihak sekolah. Meskipun sekolah ini tergolong baru, namun sudah bisa menunjukkan prestasinya mengikuti lomba tingkat international.
”Kami berterima kasih kepada para pembina di SMAN 11. Ini semua berkat keras para pengasuhnya sehingga siswinya mulai menampakkan prestasi,” ujarnya.
Aslam menjelaskan, alumni pertama sekolah yang berslogan unggul, cerdas, berkarakter tersebut juga lolos di salah satu perguruan tinggi Lioning Medical University Cina. Selain itu, ada pula satu orang yang lolos di perguruan tinggi di Jepang.
Wakasek Bidang Humas Abdul Wahid Nara menambahkan, selain Adhis, ada pula seorang siswa lainnya, yakni Nur Mustaria yang lolos ke ajang tersebut.
”Kami sudah menerima suratnya, dan telah diserahkan kepada pembina ekskul karya ilmiah remaja untuk ditindaklanjuti” jelasnya.
Pembina ekskul KIR sekolah yang diresmikan Gubernur Sulsel pada peringatan HUT Pinrang 2012 lalu, Baharuddin Iskandar menjelaskan, siswa yang dibinanya akan dipersiapkan untuk lebih mematangkan hasil penelitiannya supaya bisa berkompetisi di ajang international tersebut.
“Kami akan terus berkonsultasi dengan pihak LIPI yang telah menunjuk pembina khusus untuk persiapan di ajang internasional tersebut” jelasnya. Pembina yang mendampingi Adhis adalah peneliti LIPI Dr M.Alie Humaedie,SAg,MAg,MHum.
Selain itu, Baharuddin Iskandar yang juga guru berprestasi tingkat nasional ini menjelaskan, pembimbing dari LIPI akan datang SMAN 11 Unggulan Pinrang, sekaligus sebagai pemateri untuk memotivasi guru agar gemar melakukan penelitian.
“Peneliti dari LIPI berharap agar lahir lebih banyak lagi peneliti muda serta peneliti dari kalangan guru,” jelasnya. (*/rus/b)



×


Anak Yatim yang Bercita-cita Jadi Peneliti

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar