MAKASSAR, BKM — Sulawesi Selatan menjadi salah satu provinsi yang cukup diperhitungkan sebagai penghasil bunga krisan. Setiap pekan, rencananya petani dari Malino, Kabupaten Gowa akan mengirim 6000 batang bunga krisan ke Osaka, Jepang.
Ekspor perdana bunga krisan ke Negeri Matahari Terbit itu dilaksanakan, Jumat (12/2) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, disaksikan langsung istri Wakil Presiden RI Mufidah Jusuf Kalla. Pengiriman itu difasilitasi Pemeritah Provinsi Sulsel, lewat Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Sebagai simbol ekspor perdana, Mufidah melakukan pemecahan kendi, sekaligus melepas mobil kargo pengangkut bunga. Mufidah berharap ekspor tahap awal ini bisa diikuti pengiriman dengan jumlah lebih besar ke depan.
Dia mengatakan, selain Jepang, sejumlah negara juga tertarik mengimpor bunga krisan asal Sulsel, diantaranya Australia.
Sebanyak 6.000 batang bunga krisan yang diekspor ke Jepang
berasal dari lahan perkebunan seluas tiga hektare. Malah, sebagian bunga berasal dari kebun Bunga Indah Malino milik keluarga Mufidah.
“Saya berharap ekspor ini bisa mendorong para petani bunga lain di Sulsel untuk meningkatkan produksi agar kesejahteraan mereka bisa ikut terdongkrak,” kata Mufidah.
Krisan merupakan salah satu komoditi yang gampang dipasarkan dibandingkan anggrek. Selain itu, harganya relatif lebih rendah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang optimistis jika ekspor krisan secara rutin ke Jepang akan semakin menguatkan kerja sama kedua belah pihak. Saat ini, lanjut Agus, sebanyak 60 persen ekspor komoditi Sulsel bertujuan ke negara tersebut.
Dia berharap, produksi krisan asal Sulsel bisa semakin digenjot, karena setiap pekan negara tersebut membutuhkan sekitar 30 ribu batang. “Apalagi krisan asal Sulsel dikenal salah satu yang terbaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel, Fitriani menyatakan akan memberikan motivasi kepada para petani agar kuota ekspor meningkat. Dalam satu tahun, dia menargetkan produksi bertambah menjadi 12 ribu batang per pekan.
Untuk tahap awal dia belum menjelaskan jumlah keuntungan yang dihasilkan dari ekspor ini. Namun dia menggambarkan, per batang bunga krisan dihargai Rp5.000. (rhm/rus/c)
Setiap Pekan, Sulsel Kirim 6000 Krisan ke Jepang
Mufidah Saksikan Ekspor Perdana
×

