pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Proyek Rp 23 Milyar Disorot

ENREKANG, BKM — Dewan menyoroti adanya sejumlah paket proyek DAK plus APBD 2015 senilai Rp 12,31 milyar. Dewan menilai realisasi proyek sangat rendah tapi pencairan anggarannya justru mencapai 80 persen.
Angota DPRD Enrekang Dedi Baktiar kepada BKM usai rapat gabungan bersama Dinas PU dan Tim anggaran Pemkab, Senin (15/2) mengatakan proyek paket I dengan 14 item pekerjaan berbau korupsi.
“Salah satu pengaspalan poros Sudu-Curio dengan anggaran Rp 2 milyar yang belum dikerja tapi laporan keuangannya dan fisiknya sudah 80 persen. Kemana itu anggaran disimpan” ujar Dedi.
Sementara itu Disman Duma meminta kepada tim anggaran Pemkab menyerahkan data proyek secara rinci sebagaimana disepakati dalam rapat dengar pendapat pekan lalu.
“Kita sudah berikan kesempatan sepekan tapi hingga kini belum juga bisa memberikan ke dewan. Ada apa ini” tandas Disman.
Anggota dewan lainnya Rumjaya Kasmidi menegaskan tidak adanya transparansi pihak eksekutif terkait rasionalisasi anggaran APBD. Dia berasumsi data keuangan yang diberikan hanya untuk menghindari jeratan disklaimer karena ingin menyelamatkan muka daerah
Andi Natsir menyatakan bahwa ABPD yang telah dijilid tebal menyalahi prosedur dan cacat hukum.”Tim anggaran eksekutif kita rekomendasikan melakukan rasionalisasi tapi harusnya tetap memberikan laporan ke DPRD hasil kerja rasionalisasinya.” berang Andi natsir yang juga mantan ketua DPRD ini.
Kadis DPKAD Andi Ulung Tiro menyatakan tidak mungkinlah pihaknya akan memproses pencairan jika belum ada aksi di lapangan.”Siapa yang berani begitu mencairkan tapi belum ada pekerjaan sama sekali. Itu namanya bunuh diri,”bantah Andi Ulung. (her/c)



×


Proyek Rp 23 Milyar Disorot

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar