GOWA, BKM — Dalam sepekan ini aksi pencurian di rumah warga meningkat. Para pelakunya pun terbilang nekat karena tak segan-segan melukai korbannya.
Dari laporan polisi, saksi pencurian di wilayah Kabupaten Gowa terjadi di tiga lokasi sepanjang, Senin (15/2) hingga Selasa (16/2).
Korban pertama, yakni warga di BTN Gowa Lestari Blok A1/1. Salah satu penghuni rumah bernama Taufik (23) bahkan menderita sejumlah luka tikaman setelah diserang oleh pelaku pencurian yang berhasil masuk dalam rumah milik paman korban.
Aksi ini terbilang nekat karena berlangsung siang bolong. Adapun aksi penyerangan pelaku terhadap penghuni rumah setelah korban memergoki pelaku yang masuk ke dalam rumah.
“Saya di rumah sama dua ponakan saya. Saya kaget karena ada orang tidak dikenal masuk ke dalam rumah. Pelaku panik dan langsung menyerang saya,” beber mahasiswa STIEM Bungaya Makassar ini saat ditemui di UGD RSU Syakh Yusuf, Selasa (16/2).
Beruntung dalam peristiwa ini pelaku belum sempat menjarah isi rumah. Pelaku yang panik langsung melarikan diri dengan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah.
Aksi kedua terjadi di salah satu rumah warga di BTN Gowa Sarana Indah, Kelurahan Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Selasa (16/2) sekira pukul 04.00 Wita. Korbaannya bernama Hasbullah Dg Nuju.
Pencuri yang diduga masuk melalui lantai dua rumah korban berhasil memborong sedikitnya 6 buah ponsel, masing-masing 2 buah merk Smartfren, 1 Advan, 1 Nokia, 1 Samsung dan 1 Evercross termasuk 1 tas warna abu-abu berisi uang Rp150 ribu dan KTP dalam dompet di tas tersebut.
“Saya heran. Biasa ji rumah saya tinggal kosong tapi tidak pernah ji dimasuki pencuri. Ini, kami dalam rumah pencuri nekat masuk,” beber Hasbullah Dg Nuju bersama istrinya, Nurjannah sebelum melapor ke Mapolsek Somba Opu.
Di hari yang sama sekira pukul 03.00 Wita aksi pencurian juga berlangsung di rumah warga di
Kompleks Rumrah eks PKG, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu. Korbannya bernama Najamuddin Dg Nyonri. Untungnya pelaku yang diperkirakan lebih dari satu itu belum sempat masuk ke dalam rumah meski pintu rumah bagian belakang telah dibuka paksa.
Aksi ini gagal setelah seorang anak Najamuddin Dg Nyonri yang juga adalah anggota Polsek Bontomarannu, Brigpol A’sad (Dg Ruppa) sedang terbangun dan langsung meneriaki pelaku.
Kanit Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gowa, Aiptu Abdul Rachman K yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mencari tahu motif penikaman pemilkk rumah dengan modus pencurian tersebut.
Dia pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada, apalagi jika orang tak dikenal masuk dalam rumah dengan membawa senjata tajam.
“Yah aktivitas pencurian di tengah masyarakat dengan sasaran rumah dan kantor showroom kini tengah marak karena itu nasyarakat diharap lebih waspada dan diminta segera melapor dan menghubungi polisi bilamana mendengar atau melihat ada sebuah kejadian di dekatnya atau di lingkungan rumahnya,” imbuhnya. (sar-ril/b)
Hanya Selang Dua Hari, Tiga Rumah Warga Dibobol Maling
×

