MENJADI seorang public relation (PR) harus pandai membawa diri, mampu bersosialisasi serta bersikap profesional. Inilah yang berusaha diciptakan Paula Cezia, PR Hotel Arbor Biz di Jalan Perintis Kemerdekaan km 16, Makassar.
”Sebagai seorang PR harus selalu bersikap profesional dalam berbagai keadaan dan kondisi yang terduga, atau bahkan tak terduga,” kata Olla, sapaan akrabnya ketika ditemui di hotel tempat kerjanya, baru-baru ini.
Selama bergelut di dunia PR, Olla mengaku belum mendapatkan kendala yang berarti. Dia selalu menghadapi permasalahan dalam bekerja dengan enjoy.
”Saya lebih membawanya enjoy. Jangan terlalu dipikirkan jika terjadi sesuatu. Karena kalau kita berpikirnya lebih santai, kesulitan pasti dapat diatasi,” ujarnya.
Menjadi seorang PR tidak lepas dari tantangan. Salah satunya harus berhadapan dengan banyak orang. Termasuk kolega dari kalangan VVIP (Very Very Important Personal).
”Yang terpenting disini adalah bagaimana kita membawa diri secara tepat. Karena bertemu orang baru dan orang-orang penting itu sudah mutlak dan harus,” terangnya.
Olla yang lahir di Majene, 25 Maret 1993 merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ia berasal dari orang tua yang merupakan perpaduan dua etnis, yakni Tionghoa dan Bugis. Ayahnya Paul B Victor dan ibunya Adriani Victor.
Soal hobi, Olla ternyata penyuka travelling dan dengar musik. Ia paling senang berkeliling Indonesia, mulai dari Bali, Yogya hingga Bandung.
Sementara makanan kesukaan, Olla memilih yang tradisional. Ia juga merupakan seorang vegetarian, serta paling tidak suka dengan makanan luar negeri, dan paling menjauhi hewan kucing dan kecoa.
Ditanya rencana menikah, Olla mengeluarkan kalimat diplomasi. ”Semua wanita pasti mau cepat menikah. Tapi saya mau mapan dulu dalam berkarir, dan belajar untuk menjadi calon istri yang baik,” katanya sambil tersenyum.
Pada Hari Valentine baru-baru ini, Olla merayakannya bersama teman-teman di tempat kerja. Ia memaknai momen hari kasih sayang ini sama dengan hari-hari lainnya.
“Saya tidak melakukan persiapan apapun menyambut Hari Valentaine, karena tidak ada momen spesial saja. Hari Valentine bagi saya sama seperti hari lainnya,” ujarnya. (dit/rus/c)
Bersikap Profesional
×

