MAKALE, BKM — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Minanga Kecamatan Mengkendek, dikeluhkan para pemilik kendaraan. Pasalnya
bensin yang dijual diduga telah bercampur air.
Pemilik kendaraan Mikael kepada BKM, Kamis (18/2) mengatakan sebelum isi bensin di SPBU Minangan motornya merek Yamaha Jupiter dalam keadaan baik, namun setelah mengisi bensin langsung tidak bunyi saat distater.
”Sebelum saya isi bensin di Minangan, memang pernah dengar banyak masyarakat yang keluhkan jika bensin dijual disini diduga telah bercampur air. Tapi karena motorku kehabisan bensinnya jadi terpaksa saya singgah. Terbukti usai isi bensin tidak mau bunyi, atas kejadian ini saya sesalkan,”ujar Mikael sedikit emosi.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Matius M Tappi dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan masyarakat SPBU Minangan yang diduga menjual bensin bercampur air.
”Kami sudah ambil sampelnya satu botol bensin dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Isinya setengah air keru dan dibawahnya bensin berwarna kekuning-kuningan,” jelas Kasat.
Atas kejadian ini, lanjut Matius pihaknya telah memerintahkan pihak SPBU Minangan untuk tidak menjual bensin diduga bercampur air.
Erni operator Pertamina Minangan dikonfirmasi juga membenarkan jika sala satu tangki SPBU Minanga ditengarai bocor.
”Namun jika ada konsumen SPBU kami benar menderita kerugian karena kendaraannya rusak setelah mengisi BBM disini tentu kami siap bertanggungjawab, ”pinta Erni (gus/C).

