MAKASSAR, BKM — Ellank, seorang gadis berusia 22 tahun, mendatangani Mapolsek Panakkukang, Rabu (24/2). Kedatangannya untuk melaporkan kasus pornografi yang diduga dilakukan Gessen, seorang imigran asal Irak.
Ellank yang bekerja di salah satu perusahaan swasta itu kepada polisi mengaku dilecehkan oleh Gessen karena sering mengirim foto alat fital ke ponsel miliknya. Ellank sendiri mengaku mengenal Gessen dua bulan terkahir.
Tak hanya dilapor kasus pornografi, Gessen yang diketahui tinggal di salah satu rumah kos di Jalan AP Petterani III itu juga dilapor kasus pengancaman.
“Dia kirim foto-foto “anunya” ke handphone saya. Saya juga diancam pak kalau lapor polisi katanya mau dibunuh,” beber Ellank.
Setelah menerima laporan Ellank, petugas Polsek Panakkukang dipimpin Bripka Ronald langsung meringkus Gessen di kamar kos-nya.
Dihadapan Polisi Gessen membantah perbuatannya. Dia berdalih kalau foto bugilnya hendak dikirim ke salah seorang temannya di Kupang bernama Viktor. Adapun gambar itu terkirim ke ponsel pelapor, diakuinya dilakukan oleh Viktor.
“Saya kirim ke Viktor terus Viktor yang kirim ke dia (Ellank),” kata Gessen.
Kanit Reksrim Polsek Panakkukang, AKP Warpa mengatakan, kasus ini sementara dalam proses pemeriksaan dan dalam penanganannya sementara pada kasus pengancaman,dimana korban diancam hendaka dibunuh melalui nada sms pelaku terhadap korban.
“Kami masih periksa soal pengancaman pelaaku terhadap korban sekaitan jika pelaku mengancam korban dibunuh jika melapor kepolisio terkait foto serta ancamannya terhadap korban,” kata Warpa.
Kata Warpa, di foto yang diterima di ponsel pelapor identik dengan wajah pelaku. Menurut Warpa, Gessen masih menjalani pemeriksaan. Namun jika terbukti, Gessen dapat dijerat Pasal 335 dan Pasal 336 tentang pengancaman pembunuhan serta undang-undang tentang Pornografi. (ish-ril/c)
Imigran Asal Irak Dilapor Kasus Pornografi
×

