SINJAI, BKM — Masyarakat Bulupoddo mendatangi Kantor Bupati Sinjai terkait dengan rencana Pemkab mengembalikan mantan anggota Gafatar ke desanya masing-masing, Kamis (25/2)
Para tokoh masyarakat dan tokoh agama diterima Wabup A fajar Yanwar, Asisten I A Halilintar Badong, Kadis Sosial dan Transmigrasi Muhlis Isma di ruang kerja Wabup. Mereka meminta Pemkab menunda pemulangan mantan Gafatar ke kampung halamanya sebelum dianggap benar-benar lepas dari pengaruh ajaran Gafatar.
Kepala Dusun Aruhu Fadli mengatakan warga mengadakan petemuan karena khawatir jika dikembalikan sebelum ada pernyataan yang bisa dipertanggung jawabkan menimbulkan konflik
“Waktu kami rapat khawatir adanya konfik apabila dipulangkan sebelum ada kejelasan keyakinan mereka” jelasnya
Ketua Karang Taruna Buluppodo Badrimengaku penolakan sementara dari warga memang dari hasil rapat. “Pernyataan kami bersama warga adalah murni untuk menolak dulu sebelum ada pernyataan dari para mantan anggota Gafatar kalau mereka benar-bear sudah insaf,” jelasnya.
Asisten I A Halilintar Badong mengatakan tidak ada alasan untuk tidak menerima mantan anggota Gafatar kembali kekampungnya.”Sedangkan orang dari luar negeri saja minta suaka kita berikan, apalagi ini adalah saudara kita. Bisa saja yang menolak ini bukan keseluruhan masyarakat” papar Halilintar.
Wakil Bupati Sinjai A Fajar Yanwar akan mempertimbangkan aspirasi warga terkait mantan anggota Gafatar.
“Tetap ada penyerahan ke keluarganya masing-masing,” jelas Wabup. (din/C)
Warga Bulupoddo Tolak Mantan Gafatar
×

