MAKASSAR, BKM — Demi mewujudkan Makassar sebagai Kota Layak Anak (KLA), Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Kota Makassar melaksanakan Tudang Sipulung Anak menuju Musrembang Anak Kota Makassar 2016 yang digelar di Makassar Golden Hotel (MGH), Sabtu (27/2).
Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, Kota Layak Anak merupakan istilah yang pertamakali diperkenalkan oleh Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan pada tahun 2005.
Sehingga BPPPA Kota Makassar sebagai salah satu driver untuk kemajuan dan promosi KLA, tentunya berkewajiban untuk memikirkan salah satu kegiatan yang harus dipenuhi dalam indikator KLA tersebut dengan melibatkan anak dalam tahapan perencanaan.
“Peningkatan pertisipasi anak dalam pembangunan bisa banyak hal, salah satunya dengan melaksanakan musrembang anak tingkat Kota Makassar. Apalagi Kota Makassar saat ini telah siap untuk pelaksanakan Musrembang Anak dengan membentuk Forum Anak di 14 Kecamatan Kota Makassar,” jelasnya.
Menurutnya, Musrembang anak dilakukan untuk menjaring aspirasi anak sekaligus memberikan masukan kepada Pemkot Makassar tentang bagaimana membentuk Makassar menjadi Kota dunia yang nyaman untuk semua elemen masyarakat.
“Dengan memperhatikan pendapat atau aspirasi dari anak anak menjadi salah satu indikator yang harus dipenuhi untuk menjadikan Kota Makassar menjadi Kota Layak Anak. Sehingga dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami harapkan akan dapat terus menyelenggarakan Forum Anak Makassar di 14 Kecamatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Makassar, Indira Yusuf Ismail yang turut hadir dalam kegiatan mengatakan, kebijakan yang digambarkan bahwa KLA merupakan upaya Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA) dari kerangka hukum ke dalam definisi, strategi, dan intervensi pembangunan.
Seperti kebijakan, institusi, dan program yang layak anak. Ia juga berharap setelah kegiatan dilaksanakan peningkatan pengetahuan anak tentang KHA maupun partisipasi anak dalam pembangunan dapat lebih baik.
“Pendapat atau aspirasi dari anak anak salah satu indikator yang harus dipenuhi untuk menjadikan Kota Makassar menjadi lebih baik dan menjadi KLA,”ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto juga meminta isu kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) yang marak diberbincangkan saat ini untuk didorong menjadi salah satu pembahasan pada Musrembang Anak di Kota Makassar 2016. Pasalnya, penyakit tersebut harus untuk dilawan bersama sama tanpa harus memusuhi orangnya.
“Musrembang anak merupakan salah satu prasyarat Kota Makassar raih predikat KLA. Sehingga persoalan ini juga dapat dimasukkan dengan melawan bersama sama penyakit tersebut tanpa memusuhi orangnya,” katanya. (arf/war/c)
BPPPA Programkan Forum Anak Makassar
×

