pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dana Bos SMPN 1 Diduga Bermasalah

Kerugian Negara Ditaksir Rp 1,8 M

PAREPARE, BKM — Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMPN 1 Parepare diduga bermasalah. Persoalan tersebut telah dilaporkan orangtua siswa ke Mapolres Parepare.

Dana BOS SMPN 1 Parepare sejak 2010 hingga 2015 ditemukan ada indikasi kerugian sekitar Rp 1,8 miliar yang belum dipertanggungjawabkan.
Kepala Inspektorat Kota Parepare, M Husny Syam mengaku masih dalam proses pemeriksaan berapa kerugian dialami sejak 2010 hingga 2015.
“Kami masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Husny.
Inspektorat, jelas dia telah membentuk majelis perbendaharan ganti rugi, jika ada ditemukan indikasi kerugian negara maka pelaku akan diproses sidang melalui majelis itu.
“Jadi pemerintah juga akan melakukan litigasi terhadap pegawai yang merugikan keuangan negara, tanpa mencampuri proses penylidikan di polisi,”tuturnya.
Hasilnya, jika terbukti, maka diminta dikembalikan ke kas negara,”kalaupun masuk ke ranah hukum pihak majelis tuntutan ganti rugi tidak ikut campur,”ujarnya.
Sedangkan informasi di SMPN 1 Parepare, menyebutkan, sejak Januari-Juni 2015, BPK menemukan kerugian negara sekitar Rp 520 juta selama 2 triwulan, jika dihitung sejak 2010 hingga 2015 indikasi kerugian negara mencapai Rp 1,8 miliar, itu belum jelas, karena masih bersifat asumsi.
“Saya belum tau secara pasti soal kerugian yang jelas yang saya tau temuan BPK sejak januari-Juni 2015 sekitar Rp. 520 juta, kalau jumlahnya Rp. 1,8 miliar itu belum saya tau,”tutur, Kasek SMP Negeri 1 Parepare, Makmur.
Makmur membenarkan jika penyidik Polres Parepare telah memanggil sejumlah pegawai dan guru di SMP Negeri 1 untuk dimintai keteranganya kasus dana BOS tersebut,”lebih jelasnya bisa tanyakan langsung ke Pak M. Yamin saat itu masih menjabat kasek,”terangnya.
Terpisah, Kasat rekrim polres Parepare, AKP Nugaraha Pamungkas, membenarkan jika sejumlah staf dan guru di SMP Negeri 1 sudah dipanggil untuk dimintai keteranganya termasuk mantan kasek SMP Negeri 1 Parepare, Muh. Yamin.”Kami sementara dalam penyelidikan, belum bisa kami simpulkan berapa kerugian negara, nanti yang mengaudit kerugian hanya lembaga auditor,”tuturnya singkat.
Kasus Dana Bos, akan segera ditingkatkan penyelidilkan menjadi penyidikan dan segera menetapkan tersangka,”kami akan tuntaskan kasus ini,”terangnya.
Mantan Kasek, SMP Negeri 1 Parepare, belum banyak berkomentar, saat dihubungi via seluler dia berada di acara pengantin,”maaf saya ada acara pengantin dulu,”katanya singkat. (smr/C)




×


Dana Bos SMPN 1 Diduga Bermasalah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar