MAROS, BKM — Limbah teh gelas milik perusahaan CS2 Pola Sehat yang sebelumnya menuai polemik warga sekitar kini berubah menjadi berkah. Berkat ulah tangan salah seorang warga bernama Abdul Asies, limbah teh menyulap limbah yang terdiri dari ampas teh dan abu pembakaran cangkang kemiri menjadi pupuk organik yang menghasilkan uang.
Abdul Asies sendiri mengaku telah melakukan penelitian tentang produk pupuk organik sejak 2 tahun terakhir, termasuk uji coba dibeberapa lahan dan uji laboratorium.
Kepada wartawan Asies menyampaikan, saat ini dia sudah mampu memproduksi 10 ton pupuk per Minggu.
“Kita sudah melakukan penelitian serta uji coba di beberapa tanaman dan hasilnya sangat memuaskan, uji lab juga telah kita lakukan dan unsur-unsur yang terkandung didalamnya sudah cukup untuk pemenuhan kebutuhan tanaman,” ujar Asies di The Clove Maros, Selasa (15/3).
Saat ini, Asies bekerja di bawah naungan CV Madani dan bekerjasama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Cemara. “Saat ini kita telah uji cobakan ke beberapa kelompok wanita tani di kecamatan Bantimurung, termasuk juga dipakai di Balitsereal (Balai Penelitian Tanaman Serealia,red). Jadi limbah yang selama ini menjado polemik dari pabrik teh gelas kini bisa termanfaatkan dengan baik” lanjutnya.
Dia berharap agar pihak dinas pertanian dapat menggunakan pupuk olahannya untuk pemenuhan pupuk organik di masyarakat. “Kita berharap pemerintah dalam hal ini dinas pertanian bisa memakai pupuk kami, mengingat kandungannya juga sudah mampu menyaingi pupuk organik produksi dari luar Maros,” harapnya.
Terpisah, Human Resourcr Development (HRD) PT CS2 Pola Sehat, Syamsir mengapresiasi apa yang telah dilakukan kelompok masyarakat dalam memanfaatkan limbah dari pabriknya.
“Kita sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pak Asies bersama masyarakat, tentunya kami akan menjadi mitra dalam penyediaan bahan baku utama bagi mereka,” kata Syamsir.
Syamsir juga mengatakan kalau upaya yang dilakukan oleh masyarakat tersebut akhirnya menjawab kegelisahan masyarakat sekitar mengenai limbah dan telah membantu perusahaan. “Ini sangat positif, efeknya ke masyarakat akan sangat bagus, ke perusahaan juga sangat membantu,” kuncinya. (ari-ril/c)
Limbah Teh Gelas Diburu Warga
×

