pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Sebut PYP Ingkar Janji

Ancam Demo Besar-Besaran

MAROS, BKM — Puluhan kepala keluarga di Dusun Ongkoe mengacam akan mengelar aksi unjuk arasa besar-besaran ke kantor DPRD Maros. Ancaman ini menyusul sikap pengembang perumahan Puri Yohana Permai yang dinilai ingkar janji atas pembangunan draenase yang diminta warga.
Salah seorang warga Ongkoe, Sahabuddin pada wartawan Senin kemarin,mengatakan merujuk hasil ?pertemuan di Ruang Wabup tanggal 16 Mar 2016 yang dipimpin oleh Wakil Bupati bup Maros, dihadiri oleh Kadis Tata Ruang, Kasintap, Kasatpol PP, Camat Marusu, Kades TellumpoccoE, Kadus OngkoE menghasilkan keputusan bahwa pihak pengembang PYP bersedia membangun drainase agar genangan air di persawahan warga segerah diatasi. Namun hingga saat ini pengembang belum membuktikan janjinya.
“Bila pengembang PYP tidak mengatasi fenangan air dengan cara membangun drainase maka kami warga akan ramai ramai ke DPRD mengadu,” jelas Sahabuddin, Senin (21/3).
Ditambahkan Sahabuddin, selama proses penimbunan lokasi perumahan yang dilakukan pihak pengembang PYP, warga tidak lagi bisa melakukan aktivitas tanam padi disebabkan irigasi yang digunakan untuk mengairi sawah tertutp oleh timbunan PYP.
“Sawah kami yang setiap tahun tiga kali panen sudah tidak pruduktif lagi. Genangan air di areal persawahan sudah bebulan-bulan tidak mengalir lantaran saluran irigasi yang ada sejak kami masih kecil ditimbun pihak perumahan,” keluhnya.
Terpisah, salah seorang warga Ongkoe bernama Muzakar yang dihubungi wartawan membenarkan hal tersebut. Pihak pengembang PYP dinilai bandel dan tidak mau mematuhi penegasan dari pemerintah. Buktinya, DPRD Maros sebelumnya sudah meminta pihak pengembang untuk tidak beraktitas sebelum ijinnya klar. Tapi biuktinya pengembang tetap menimbun sementara izinya belum juga kelar.
Bukan hanya itu, hasil petremuan kami dengan Wakil Bupati Maros, juga tidak dindahkan. Pengembang PYP bersedia membangun drainase namun hingga hari inoi (Senin red) beluum ada upaya yang dijanjikan. Genangan air diareal persawahan warga masih cukup tinggi.
“Kami warga hanya meminta agar genangan air yang ada di areal perawahan dan perumahan segerah diatasi agar para pemilih sawah bisa kembali becock tanam,” harapnya.
Sementara itu, Camat Marusu, Muh Bakri yang dihubungi wartawan mengatakan, pihak pengembang PYP sudah seharusnya memikirkan keluhan warga. Genangan air yang sudah lama perlu dicarikan sulusunya agar air bisa mengalir dan pemilik lahan persawahan bisa beraktifitas kembali.
“Kami bersama warga sudah meninjauh lokasi yang dikeluhkan warga dan mudah mudahan cepat ada sulusonya,” kata Bakri. (ari-ril)



×


Warga Sebut PYP Ingkar Janji

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar