pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Syekh Yusuf Tagih Janji

GOWA, BKM — Puluhan warga Jalan Syekh Yusuf yang terletak berbatasan antara wilayah Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa dengan Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (30/3) kembali turun ke jalan.
Para warga yang bergerak bersama Posko Perjuangan Rakyat Sulsel (PPRS) dipimpin Ketua Umum DPP PPRS, Dedy Abrar Hamsir melakukan aksi demo di batas kota. Diguyur hujan ringan, para warga meneriakkan aspirasi agar kedua pemerintahan bersebelahan wilayah itu dapat mendengar dan memperhatikan serius teriakan warga setempat yang sudah belasan tahun terus menerus terjebak genangan.
Dalam aksinya, warga dikawal sejumlah petugas kepolisian itu. Mereka mengeluarkan dua opsi tuntutan. Pertama, mereka menuntut Pemkot Makassar dan Pemkab Gowa untuk segera memperbaiki jalan dan draenase dilingkungan mereka yang selama ini tertutup hingga menimbulkan banjir.
Aksi yang dimotori Korlap Posko Perjuangan Rakyat Sulsel, Nursam Bohari itu meminta agar kedua pihak pemerintah tidak lagi menutup mata dan telinga.
“Selama ini kami sudah jenuh dan bosan berteriak tentang genangan yang tidak pernah kering di Jalan Syekh Yusuf. Saluran drainase yang fungsinya sebagai saluran pembuangan air sudah tidak ada lagi. Makanya kami minta agar pemerintan dua wilayah ini sama-sama membuktikan janji-janjinya selama ini,” jelas Nursam Bohari bersama jendral lapangan, Mahmud.
“Warga disini sudah bosan dengan janji-janji. Kami sudah bermohon ke Pemkot maupun Pemkab tapi todak ada yang bergeming. Makanya kami sudah habis kesabaran. Dan jika tuntutan kami tidak direalisasikan maka kita akan melakukan aksi yang lebih besar lagi. Kasihan pengguna jalan di Syekh Yusuf kadang terjatuh karena tidak melihat lubang dalam tertutup air, belum lagi kendaraan warga yang sudah banyak rusak karena setiap hari terendam genangan saat melintas di jalan,” teriak Mahmud, selaku jendral lapangan aksi demo tersebut.
Aksi demo berlangsung hampir dua jam. Para warga baru bubar setelah hujan semakin keras. “Namun aksi kami ini tidak aka berhenti sampai disini jika beli ada realisasi. Kami pernah datang ke DPRD Makassar dan dijanji perbaikan pada awal-awal tahun namun sampai kini belum juga ada tanda-tanda,” tambah Dg Tompo, salah seorang warga Jl Syekh Yusuf. (sar-ril)



×


Warga Syekh Yusuf Tagih Janji

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar