GOWA, BKM — Sekretaris Kabupaten Gowa, H Muchlis memuji pameran hasil karya kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dibukanya, Jumat (1/4) lalu. Pameran yang menampilkan sejumlah hasil karya kreatif para anggota KSM dari 14 kelurahan di Kecamatan Somba yang dibuka Sekkab serangkaian bazar Peduli dan launching kafe Lotus bekerjasama Forum BKM dan Karang Taruna Teratai, Kelurahan Mawang.
Dalam kesempatan membuka rangkaian kegiatan yang turut dihadiri Camat Somba Opu, Abdullah Sirajuddin dan para Lurah-Lurah serta Korkot 6 Wilayah Gowa-Maros PNPM Mandiri Perkotaan, Nurliah Ruma, Sekkab H Muchlis juga hanyut dalam permainan Majo yang diperlihatkan media semai oleh agen SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi).
Bahkan Sekkab langsung memberikan perhatian kepada camat dan para lurah untuk tidak menganut perilaku korupsi dan gratifikasi.pada setiap momen pelayanan pemerintahan.
“Hari ini saya mengajak camat, lurah dan semuanya jangan lagi memberi tempat berlebihan kepada sekkab dan lebih dari yang. Kota tanpa korupsi akan mempercepat target capaian kota tanpa kumuh,” kata sekkab memotivasi.
Kegiatan pameran karya KSM, bazar Peduli serta launching kafe Lotus menurut Korkot.6 Wilayah Gowa-Maros, Nurliah Ruma bertujuan memamerkan karya-karya KSM dan produk-produk dokumen profil program 100-0-100 menuju kota bebas kumuh yang menjadi gebrakan Forum BKM Kabupaten Gowa selama ini.
Menurut Sekkab, Pemerintah Kabupaten Gowa sangat merespon kegiatan ini dan harus dikembangkan di seluruh wilayah perkotaan di Gowa. “Kami menyambut baik program ini karena jelas membantu pemerintah dalam membuka cakrawala berpikir masyarakat untuk bisa mengisi pembangunan daerah dalam berbagai kreatifitas usaha mandiri,” terang Sekkab.
Sementara itu, Korkot 6 Wilayah Gowa-Maros, Nurliah Ruma mengatakan, pihaknya menggalang pula kerjasama dengan Karang Taruna sebagai upaya program penanganan kawasan kumuh perkotaan (P2KKP) agar terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka mendorong daya sosial, lingkungan dan ekonomi rakyat yang tetap menjadi sasaran utama program tentunya dengan melalui penguatan kelompok masyarakat dan kelompok kelembagaan di tingkat kelurahan dan kabupaten.
Dikatakannya, Karang Taruna dalam program P2KKP ini menjadi mitra bergerak bersama untuk mencapai kota bebas kumuh. Memiliki rumah tangga-rumah tangga yang bisa berkreatifitas, berusaha untuk menambah penghasilan rumah tangga, demikian pula meningkatkan peran-peran rumah tangga dalam pencapaian kota bebas kumuh tersebut.
“Sebagai langkah awal, forum BKM akan bekerjasama dengan Karang Taruna dalam penataan kawasan-kawasan yang bersih, indah dan nyaman kemudian memberikan dana bergulir sebagai modal pengembangan kafe pada KSM Pemuda sebagai salah satu unit usaha,” kata Nurliah Ruma. (sar-ril)
Sekkab Puji Pameran Karya KSM
×

