GOWA, BKM — Dasar anak bau kencur, mau saja makan dan minum dengan nyaman hanya sepiring nasi kuning dan minuman teh gelas yang disodorkan temannya. Pemberian sang teman itu rupanya hanya sebagai pemikat saja, sebab begitu usai makan dan minum teh gelas, ST (12) yang masih duduk di kelas VI di salah satu SD di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa itu harus kehilangan kesuciannya dalam keadaan tak sadar.
Peristiwa malang yang dialami ST ini dilakukan Ilham (19) temannya sekaligus pacarnya pada Selasa (12/4) lalu sekitar pukul 20.30 Wita. Kejadian pahit yang dialami murid bertubuh lebih bongsor dari teman sebayanya ini baru dilaporkan korban didampingi ibunya, Sabtu (16/4) pukul 14.00 Wita di Polres Gowa.
Dihadapan penyidik di Polres Gowa, ST menuturkan kisah terburuknya itu. ST mengatakan, sebelum kejadian dia dijemput oleh Ilham bersama temannya Ardi di jalan masuk rumah korban di Desa Pekang La’bu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.
“Najemputka sama temannya namanya Ardi. Boncengan tigaka, terus belimi nasi kuning sama teh gelas. Sudanyami kumakan itu nasi kuning dan kuminum itu teh gelas di penjual nasi kuning di dekat penjual kayu, pusingmi kurasa. Lalu dia (Ilham) panggilka naik di motor dan saya dikasi duduk di bagian tengah,” beber ST.
ST juga mengaku pada saat dibawa masuk ke dalam sebuah rumah yang ia tidak ketahui dan langsung disuruh masuk kamar untuk tidur.
“Sampaika di rumah itu langsungka baring di atas kursi, kemudian napaksaka masuk dalam kamar untuk tidur. Jadi masuka di kamar itu dan tidurma disitu, pas bangunka kulihat diriku telanjangma. Ilham juga adai disampingku tidak pakai bajumi cuma pakai celanaji. Kemudian kurasa ada sakit di bagian ituku,” aku ST polos.
ST juga mengaku baru mengenal Ilham tiga minggu lalu. Bahkan gadis di bawah umur ini mengakui sudah pacaran dengan Ilham berjalan lima hari setelah dikenalkan oleh temannya.
Kasus inipun kini ditangani pihak penyidik. Paur Humas Polres Gowa, Ipda Isyamsah kepada wartawan mengatakan, kejadian ini sementara dalam penyidikan. ” Kita tunggu perkembangan sebab korban tidak mengetahui alamat pelaku dan alamat TKP saat kejadiannya,” singkat Ipda Isyamsah. (sar-ril)
Pemerkosa Murid SD di Pallangga Masih Buron
×

