BANTAENG, BKM — Warga Desa Mappilawing Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng yang sedang terlelap dalam tidurnya, mendadak terbangun dan gempar seketika akibat kebakaran yang melanda rumah milik Jumania, Senin (18/4), sekitar pukul 03.12 Wita.
Para tetangga panik dan berlarian meninggalkan rumahnya. Kepala keluarga membangunkan seisi rumahnya kemudian menyelamatkan diri sambil membawa harta benda masing-masing. Suasana pun mencekam.
Apalagi kobaran api terus membesar dengan sangat cepat. Pasalnya, yang terbakar adalah rumah panggung yang terbuat dari kayu. Dalam tempo singkat, rumah itu rata dengan tanah.
Camat Eremerasa, Irfan Fajar, mengatakan, rumah tersebut ditinggal penghuninya. Jumania dan anaknya pergi memanen pagi. “Rumah itu dalam keadaan kosong. Jumania yang tinggal berdua dengan anaknya sedang pergi memanen padi”, katanya.
Jumania tampak terkulai lemas menyaksikan rumah yang selama ini ditinggali, menjadi puing-puing berserakan. Dia terdiam membisu dengan linangan air mata. Aparat Polres Bantaeng yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Polisi memasang police line untuk kepentingan penyelidikan.
Menurut Camat, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek. “Diduga korsleting listrik yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran”, ujarnya.
Ditanya, apakah tidak ada unsur sabotase? Camat mengatakan, kecil kemungkinan adanya sabotase. Sebab, penghuni rumah adalah warga biasa dan tidak punya musuh. Tetangganya masih kerabat dekat korban. Peristiwa kebakaran tunggal ini mengakibatkan kerugian materi bagi Jumania, yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan.
Dikemukakan Camat, pagi itu juga, Pemkab Bantaeng melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menyalurkan bantuan. Tidak ketinggalan bantuan khusus dari Pemerintah Wilayah Kecataman Eremerasa yang diserahkan Camat kepada Jumania. (wam/C)
Ditinggal Pemilik, Rumah Ludes Terbakar
×

