pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Organ Reproduksi Wanita Rentan Penyakit

MAKASSAR, BKM — Organ reproduksi baik lakilaki maupun perempuan, rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Karenanya, organ reproduksi ini sangat perlu untuk dijaga kebersihannya. Bagi para perempuan yang memasuki usia kematangan seksual, menjaga kesehatan organ reproduksi sebaiknya menjadi prioritas utama. Sebab, organ reproduksi perempuan rentan terhadap berbagai jenis gangguan kesehatan. Mulai dari yang paling umum seperti keputihan, infeksi kelamin yang gampang menular, hingga penyakit mematikan yakni kanker serviks atau kanker mulut rahim.
Konsultan Klinik Tramedica Ratu Givana, Winda Anugrah, mengatakan, di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penyakit kanker serviks telah menjadi kanker pembunuh nomor satu kaum perempuan Indonesia, Dimana, setiap satu jam ada perempuan meninggal dunia akibat kanker serviks.
”Jadi, jangan lagi memandang ancaman penyakit ini dengan sebelah mata. Kanker serviks utamanya disebabkan human papiloma virus (HPV). Virus ini terdapat dimana-mana, di antaranya air, pembalut, pakaian dalam, dan penggunaan toilet umum. Kanker serviks bermula dari suatu infeksi virus. Butuh 5 sampai 20 tahun berkembang menjadi penyakit kanker yang cukup ganas. Mulai dari tahap infeksi, lesi, pra-kanker hingga positif menjadi kanker serviks,” jelas Winda ketika ditemui BKM di tempat praktiknya, Jalan Topaz Raya 2 Blok F No.10 Panakkukang, akhir pekan lalu.
Menurut Winda, pada tahap awal perkembangannya akan sulit dideteksi. Karena tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, para perempuan disarankan melakukan pemeriksaan pap smear. Terutama pada perempuan usia subur 21 tahun ke atas dan telah aktif secara seksual, sangat dianjurkan memeriksakan diri dengan metode pap smear minimal satu tahun sekali.
Sedangkan bagi perempuan yang sudah menopause dianjurkan enam bulan sekali melakukan pap smear. Karena orang yang sudah menopause dinding vaginanya menjadi lebih tipis diakibatkan hormon estrogen yang kurang. Gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan penderita kanker stadium lanjut.
Yaitu, munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), keputihan yang berlebihan dan tidak normal, perdarahan di luar siklus menstruasi, penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung atau diperut bagian bawah, hambatan dalam berkemih serta pembesaran ginjal, timbulnya pendarahan setelah masa menopause, dan Timbul gejala-gejala anemia bila terjadi pendarahan kronis.
Winda mengatakan, sesuai data dari badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks Dan sekitar 8.000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia.
Di Klinik Tramedica, tidak saja melayani mereka yang sudah terserang kanker dan tumor. Tapi juga mereka yang akan melakukan pencegahan secara dini. Karena di Tramedica Ratu Givana mempunyai racikan ekstrak herbal yang dapat mencegah terjadinya tumor dan kanker. ”Pasien yang akan berobat di Klinik Tramedica Ratu Givana, sebaiknya memeriksakan dulu dirinya ke rumah sakit atau ke laboratorium untuk mendapatkan rekam medis.
”Hasil dari rekam medis dari rumah sakit maupun laboratorium tersebut akan memudahkan kami untuk menentukan racikan ramuan herbal yang akan kami berikan kepada pasien. Selain itu, keterbukaan pasien dalam menyampaikan keluhan sakit yang dideritanya serta riwayat penyakit sebelumnya, harus kami ketahui. Jadi memang harus detail. Soalnya, pemberian obat antara pasien A dan B berbeda sekalipun penyakitnya sama,” katanya.
Untuk penderita kanker serviks, tidak usah khawatir. Karena di Klinik Tramedica Ratu Givana mempunyai formulasi ekstrak herbal terstandar international. Metode penyembuhan di Tramedica adalah dengan menggunakan ekstrak herbal terstandar internasional yang terbukti mampu menghancurkan dan mematikan sel jaringan kanker yang aktif dalam tubuh.
”Ramuan ekstrak herbal kami sudah diriset dan diuji klinis diberbagai negara maju dan didatangkan langsung dari negara-negara penghasil herbal terbaik di dunia, seperti Mongolia, Brasil, Singapura, dan Tiongkok (Guangzhou). Tramedica sendiri sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun mengobati tumor dan kanker. Sebelum di Indonesia, Tramedica sudah lebih dahulu berkembang di negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan Brunai Darussalam. (mir)



×


Organ Reproduksi Wanita Rentan Penyakit

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar