pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kereta Api Butuh 7.280 Teknisi

MAKASSAR, BKM — Pengerjaan infrastruktur kereta api terus berjalan. Saat ini, sudah terpasang rel kereta api sepanjang 15 kilometer di Kabupaten Barru.
Diharapkan, 2018 mendatang, masyarakat Sulsel sudah bisa menikmati sarana transportasi murah itu dengan trayek Makassar-Parepare.
Sambil menunggu pengerjaan fisik moda transportasi itu jalan, Dirjen Perkeretaapian mulai mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk pengoperasian kereta api di daerah ini.
Dari panjang track Makassar-Parepare 145,6 kilometer, kebutuhan teknisi mencapai 7.280 orang. Ini sesuai perhitungan rasio 50 orang teknisi setiap satu kilometer.
Itu sudah termasuk administrasi, kesehatan, dan pegawai lainnya.
Direktur Akademi Perkeretaapian Indonesia di Madiun, Catur Wicaksono saat melakukan sosialisasi di Kantor Dishubkominfo Sulsel, Senin, (25/4) ke ratusan siswa SMA dan SMK di Makassar mengatakan, saat ini kebutuhan SDM kereta api se-Indonesia mencapai 75 ribu orang. Sementara sekolah perkeretaapian Madiun baru mendidik dua angkatan dengan peserta didik 120 per angkatan. Artinya yang menempuh pendidikan di Madiun baru 140 orang.
“Masih kurang sekali. Ini kita kembali akan buka angkatan ketiga sebanyak 175 orang. Nanti kita lihat, berapa yang bisa diambil dari Sulsel untuk persiapan KA Sulsel yang direncanakan beroperasi 2018 mendatang,” kata Catur usai sosialisasi, kemarin.
Namun, sejauh ini belum ada kejelasan untuk menejemen pengelolaan KA Trans Sulawesi. Semua masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan. Apakah akan dikelola PT Kereta Api Indonesia ataukah diserahkan ke Pemprov untuk dibuatkan UPTD sendiri.
“Kami tidak tahu pasti untuk pengelolaannya. Yang jelas, kami hanya fokus untuk menyiapkan SDM yang akan bekerja nanti di sana,” jelas Catur.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perhubungan dan Kominfo Sulsel, Ilyas Iskandar berharap, perenrutan untuk SDM KA Trans Sulawesi diprioritaskan bagi putra dan putri daerah. Tahun ini, ia mengusulkan agar dari kuota yang tersedia bisa diakomodir 60 orang.
“Jadi yang direkrut ini khusus yang ditangani Dirjen Perkeretaapian. Sebelumnya, PT KAI juga mulai menyeleksi untuk persiapan masinis,” kata Ilyas.
Soal pengelolaan KA Trans Sulawesi, ia belum mau ambil pusing. Menurutnya, semua akan ditentukan oleh Kementerian Perhubungan. “Kita tunggu saja seperti apa keputusannya. Bagus juga kalau kita yang kelola agar putra daerah lebih terbedayakan lagi,” katanya. (rhm/war)



×


Kereta Api Butuh 7.280 Teknisi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar