MALILI, BKM — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motor Cross dan Grass track akan berlangsung di desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Mei mendatang. Panitia mulai mempersiapkan seluruh kebutuhan dalam acara itu, termasuk arena yang akan digunakan.
Hanyasaja pembuatan arena malah mendapat tanggapan negatif dari warga. Utta Siddik misalnya. Menurutnya, pekerjaan arena motor cross dinilai memberi dampak negatif bagi warga.
”Sekitar area balapan dipenuhi lumpur. Sumur warga, halaman rumah dan kebun milik warga ikut tercemar,”jelas Utta.
Dia meminta Pemkab turun tangan menghentikan proses pengerjaan sirkuit. Harusnya kata dia
sebelum melakukan kegiatan, panitia dan Bapedalda terlebih dahulu melakukan kajian atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.
“Pembangunan sirkuit juga tidak didahului dengan sosialisasi. Ininya kami menolak. Titik,” tegasnya lagi. Camat Mangkutana, Kamal Rasyid mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada pak Kades, Kadus dan RT untuk mempertemukan warga dengan penyelenggara agar diatasi secara kekeluargaan.
“Saya telah memerintahkan Kades melalui Kadus untuk mencatat kerusakan yang ditimbulkan. Kalau memang persoalan ini diperlukan dari tim kabupaten kenapa tidak kita turunkan,” ungkapnya. (alp/C)
Pembanguan Sirkuit Ditolak Warga
×

