pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disdik Larang Kepsek Pegang Naskah UN

Antisipasi Kebocoran dan Perketat Pengamanan

MAKASSAR, BKM–Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel mulai memperketat pengamanan naskah atau soal ujian nasional (UN). Bahkan kepala sekolah tidak diperbolehkan lagi memegang naskah tersebut.

Naskah ujian bisa dipegang kepsek jika ujian selesai digelar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran yang dilakukan oleh kepala sekolah seperti terjadi saat pelaksanaan UN SMA/Sederajat sebelumnya.”Kita harapkan pelaksanaan UN untuk tingkat SMP bisa berjalan aman dan tidak ada lagi informasi kebocoran soal yang dilakukan pihak sekolah,” tegas Ketua Pelaksana UN Sulsel, Salam Soba, kepada BKM, Jumat (29/4).
Selain kepsek dilarang pegang naskah, Salam yang juga menjabat Sekretaris Disdik Sulsel itu mengaku sudah mewanti-wanti aparat yang menjaga naskah UNuntuk memperketat pengawalan. Dia juga menginstruksikam agar sebelum ujian, naskah ujian tidak dibawa ke sekolah. Harus diamankan di polsek-polsek setempat.”Nanti pada hari H pelaksanaan ujian baru bisa diambil,” tegasnya.
Dia juga mengatakan, naskah UN SMP/sederajat mulai didistribusikan sejak Kamis, (28/4) lalu.
Distribusi tahap awal diprioritaskan pada remote area, atau daerah terjauh dan yang memiliki pulau-pulau terpencil seperti Selayar, Pangkep, dan Luwu Utara.
Untuk remote area, distribusi sudah tuntas dilaksanakan. Selanjutnya, distribusi dilanjutkan ke daerah lain. Kemarin, Jumat (29/4), naskah UN didistribusikan ke Kabupaten Toraja. Sementara hari ini, Sabtu (30/4), naskah akan dibawa ke daerah Luwu dan sekitarnya.
Salam melanjutkan, mendekati pelaksanaan UN pada 7 Mei mendatang, naskah baru akan didistribusikan ke delapan rute yang mudah dijangkau secara serentak.
“Jadi, dekat-dekatpi UN baru naskah didistribusikan ke delapan rute yang cukup mudah dijangkau. Naskah yang belum didistribusi tetap disimpan di Gudang Parumpa, Daya dengan penjagaan ketat dari aparat keamanan,” ungkap Salam.
Khusus untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), menurut Salam, sejauh ini tidak ada persoalan. Sebanyak 19 SMP yang akan menyelenggarakan UNBK menyatakan kesiapannya, termasuk dalam penyediaan prasarana komputer.
“Untuk pelaksanaan UNBK, alhamdulillah 19 sekolah sudah siap,” pungkasnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Pendistribusian Soal Disdik Suksel, Firdausi Topuriti menyampaikan, sebanyak 3.007 dus soal UN tersebut terdiri atas 2.751 soal reguler, 41 dus soal untuk siswa berkebutuhan khusus, 191 dus untuk peserta paket B, dan soal cadangan 24 dus secara bertahap mulai didistribusikan. (rhm/war)



×


Disdik Larang Kepsek Pegang Naskah UN

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar