MAKALE, BKM — Tiga Pansus DPRD Tana Toraja Sabtu (30/4) yang membahas persoalan krusial dengan mitra kerjanya terpaksa bekerja maraton agar proses pembahasan bisa selesai tepat waktu.
Pansus I diketuai Titus Pery Panannangan (PKPI) membahas LKPJ bupati tahun 2015.
Pansus II diketua Kristian HP Lambe (PD) membahas Ranperda Penyelenggaraan Lalulintas dan Angkutan Jalan, serta Perlindungan dan Pengelolaan Ligkungan Hidup.
Pansus III diketuai dr Elis Batti (PG) Golkar membahas Ranperda Perubahan Perda No 8 tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu, dan Sistem Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.
Pembahasan ke tiga Pansus dengan mitra kerjanya berjalan alot. Karena setiap unit kerja memiliki sudut pandang berbeda meski tujuan menyamakan persepsi demi terbitnya Perda berkualitas.
Kristian menambahkan begitu banyaknya rumusan, panduan dan regulasi yang harus dipadukan terbitnya Perda.
”Jika Perda tak memiliki landasan yang kuat dan tidak menutup kemungkinan dibatalkan Depdagri.
Untuk itu masukan SKPD untuk memperkaya bahan, termasuk Kunker ke beberapa daerah yang lebih dulu memiliki Perda serupa dan telah berjalan efektif,” terangnya.
Dijelaskan Kristian, Ranperda Penyelenggaraan Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya menghadirkan Kapolres AKBP Arief Satrio, Kasat Bimas Kompol Yustin dan Kasat Lantas Nicodemus Brahmana, cukup banyak masukan diperoleh dari Kapolres, pasalnya pengaturan lalulintas perlu banyak masukan.
Sedangkan Pansus III fokus membahas sistim ketenagakerjaan dengan mengundang Dinas Sosial dan Dinas Tata Ruang. (gus/C)
Tiga Pansus Kerja Maraton
×

