PINRANG, BKM — Pemkab Pinrang melaui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) berencana menyekolahkan kembali anak-anak nelayan di pesisir Ujung Lero, yang tergolong keluarga Miskin.
Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari para penggiat pendidikan. Saharuddin, guru Madrasah Biharul Ulum Ma’arif (BUM) di Desa Ujung Lero Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang, Minggu (8/7) mengaku memberi apresiasi adanya program pemerintah memperhatikan nasib anak-anak nelayan.
“Banyak diantara mereka yang putus sekolah, akibat faktor ekonomi dan melakukan pekerjaan membantu ekonomi keluarga mereka, namun sebenarnya mereka masih sangat ingin melanjutkan pendidikan,” ujarnya,
Kondisi ini tentunya masih sangat kurang dan patut menjadi perhatian Pemkab. Madrasah gratis itu merekrut anak-anak pesisir yang rata-rata bekerja sebagai nelayan, lalu disekolahkan. Sayang, koordinasi pemeritah dengan pihak yang punya perhatian sama, disebut sangat kurang.
Di katakan, pihaknya sudah lebih dulu lakukan, ada 21 anak nelayan yang kami sekolahkan kembali secara gratis. Tidak ada sentuhan pemerintah sedikitpun, murni relawan. Kami berharap, inisiatif seperti ini direspon positif pemerintah,” ungkap. Salah satu harapan guru, Pemkab Pinrang bisa membantu izin operasional Madrasah di Kanwil Kemenag. (gun/C)
Pemkab Diminta Perhatikan Madrasah Pesisir
×

