pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kopel Sebut Kinerja DPRD Sulsel Lamban

MAKASSAR, BKM — Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia menilai kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel hingga saat ini masih bergerak lamban. Bahkan, Kopel memberi persentase kinerja dewan hanya 26 persen saja dalam kurun dua tahun terakhir.
Dari data Kopel, selama dua tahun masa jabatan anggota DPRD Sulsel, sebanyak 15 program kerja usulan dan inisiatif tidak terlaksana dengan baik.
Koordinator Devisi Pemantau dan Riset Data Kopel Indonesia, Sumarlin menegaskan, ada tiga fungsi pengawasan DPRD Sulsel yang tidak berjalan dengan baik. Bahkan sebagian dari mereka tidak paham dengan program kerjanya.
“Kita lihat kinerja mereka semenjak menjabat hingga saat ini belum membuahkan hasil yang signifikan. Bahkan ada anggota dewan yang tidak paham dengan kinerjanya sendiri, seperti proyek ataupun dana APBD,” ungkap Sumarlin kepada BKM, Senin (23/5).
Parahnya lagi, jelas Sumarlin, anggota dewan kini lebih banyak disibukkan dengan agenda politik dibandingkan mengurusi permasalahan rakyat. “Mereka itu fokusnya lebih banyak di partai dan kunjungan kerja ke luar Makassar. Padahal tugas utama mereka mengurusi rakyat,” tambahnya.
Ada beberapa perda, tambah Sumarlin, yang dibuat oleh dewan hanya jadi cibiran di masyarakat karena tidak berjalan, seperti perda tentang larangan merokok di area perkantoran, rumah sakit, fasilitas umum.
Menyikapi kritikan dari Kopel, anggota DPRD Sulsel, Ariady Arsal mempertanyakan apa yang menjadi dasar Kopel menilai kinerja anggota dewan lamban. Apalagi, Sekretaris Komisi D DPRD Sulsel ini mengaku belum pernah melihat hasil penilaian dari Kopel tersebut.
“Tidak masalah semua warga masyarakat berhak memberikan penilaian. Tapi bagi kami, DPRD memiliki tugas utama mewakili konstituen. Kami bukan mewakili Kopel,” cetus Ariady, kemarin.
Hal kedua, menurut legislator PKS Sulsel ini, kerja legislator jelas menjalankan tiga fungsi, yakni pengawasan, fungsi penganggaran serta fungsi legislasi. Dan semuanya sudah berjalan sesuai tahapan.
“Saya tak tahu program kerja mana yang tak berjalan, sebab saya juga tidak mengerti. Tapi tetap berterima kasih untuk Kopel,” pungkas mantan Ketua MPW PKS Sulsel ini. (ita-rif/war)



×


Kopel Sebut Kinerja DPRD Sulsel Lamban

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar