MALILI, BKM — Sebanyak 127 Desa dan Lurah di Kabupaten Luwu Timur mengikuti orientasi pengembangan desa dan kelurahan siaga aktif yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) Luwu Timur, Rabu (1/6) kemarin.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini diselenggarakan oleh dinas Kesehatan dalam rangka meningkatkan pengetahuan seluruh pihak tentang konsep dasar desa dan kelurahan Siaga Aktif.
“Kegiatan ini untuk membangun kesamaan pemahaman tentang konsep desa siaga untuk mencapai snergitas dengan konsep desa membangun yang telah dicanangkan secara nasional,” ungkap Balobo Abbas, ketua panitia.
Selain Kades dan lurah, orientasi ini juga diikuti sejumlah SKPD terkait seperti Dinas Kesehatan, BPMPD, Badan KB-PP, Badan Ketahanan Pangan serta TP-PKK Kabupaten Luwu Timur.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Luwu timur, Baharuddin mengatakan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Program desa siaga adalah program nasional yang mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaannya, karena Desa dan Kelurahan Siaga Aktif merupakan cikal bakal untuk menuju Kabupaten sehat, Provinsi sehat, dan Indonesia sehat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, desa siaga sendiri merupakan program yang dikembangkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk meningkatkan kesiagaan desa menghadapi masalah kesehatan termasuk kejadian luarbiasa. (alp/C)
127 Desa- Lurah Ikuti Orientasi
×

