pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Awas, Anjal Gepeng Serbu Makassar

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar mulai mengantisipasi kehadiran anak jalanan, gelandangan dan pengamen yang mulai berdatangan dari luar Kota Makassar saat Ramadan 1437 Hijriah. Mereka masuk ke Kota Makassar untuk mengais rezeki.

Disisi lain, kehadiran mereka menjadi pekerjaan baru bagi pemerintah daerah, karena bisa mengganggu keindahan serta kenyamanan warga kota dalam melaksanakan ibadah puasa.
Untuk mengantisipasi membuladaknya gepeng dan anjal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar dalam waktu dekat akan melakukan razia di beberapa titik di 14 kecamatan.
Hal tersebut yang ditegaskan Kepala Bidang Penegakan Perundang undangan, Edward Supriawan. Menurutnya, peningkatan jumlah anak jalanan, pengemis, dan gelandangan bisa saja terlihat di sejumlah ruas jalan, pusat perbelanjaan, pasar dan pemukiman warga hingga tempat ibadah.
“Banyak laporan yang masuk ke Satpol PP Makassar terkait keberadaan gepeng dan anjal. Dalam waktu dekat Satpol PP akan segera melakukan penertiban dan melakukan kordinasi ke Dinsos Makassar, karena keberadaan gepeng dan anjal otomatis sangat mengganggu masyarakat apalagi di bulan Ramadan,” jelas Edward, Kamis (2/6).
Edward menambahkan, para anjal dan gepeng ada yang melakoni pekerjaannya karena terdesak kebutuhan ekonomi ada juga yang sudah menjadi profesi atau memang hidupnya di jalan.
“Kita persiapkan satu pleton atau 50 personel untuk melakukan razia, sedangkan gepeng dan anjal yang terjaring diserahkan ke Dinsos Makassar untuk ditindak lanjuti, apakah di pulangkan ke daerah asalnya atau dibina,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Mukhtar Tahir saat dihubungi BKM tidak memberikan komentar. Ponselnya tidak aktif.
Terpisah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar hanya meminta keseriusan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Pemkot Makassar untuk menertibkan gepeng dan anjal yang akan membanjiri sejumlah kawasan umum, seperti kantor, masjid, tempat perbelanjaan dan ruas jalan protokol di bulan Ramadan.
Sekertaris Komisi D DPRD Makassar, Hamzah Hamid mengatakan, momentum bulan Ramadan memang bulan penuh berkah bagi umat muslim, tapi jangan lupa di setiap momen seperti ini ada saja oknum yang memanfaatkan situasi tersebut seperti gepeng-anjal.
“Kita ingin Dinsos bekerja sama dengan Satpol PP untuk mendata dan menertibkan anjal dan gepeng,” Ungkapnya, kemarin.
Lanjut Legislator Fraksi Partai PAN menuturkan, aktifitas ibadah puasa jangan sampai terganggu oleh keberadaan gepeng-anjal yang belakangan ini ramai menghiasi sejumlah ruas jalan, kantor, tempat perbelanjaan, masjid dan pemukiman warga.
“Jangan hanya tradisi tiap tahun menggelar tim terpadu menertibkan aksi gepeng-anjal, akan tetapi tidak tepat sasaran dan tidak sesuai harapan,” ucap Hamzah.
Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Mudzakir Ali Djamil, juga mengimbau ke SKPD terkait agar tidak bertindak diluar ambang batas aturan dan harus mengedepankan persuasif dan edukasi.
“Sebagai pemeluk agama apapun, pastinya tidak menginginkan adanya kekerasan dalam bertindak. Apalagi abdi pamong itu sejatinya adalah, pelayan untuk masyarakat, bukan sebagai alat untuk menakut-nakuti masyarakat,” kata Muda sapaan akrabnya.(arf-ita/war)



×


Awas, Anjal Gepeng Serbu Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar