MAKASSAR, BKM– Memasuki hari pertama puasa, pengelola Pasar segar, Zulkarnain masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM.
Kebijakan yang ditunggu yakni kesiapan pelaku UKM untuk menempati kios dan lapak yang telah disediakan.”Kita ini menunggu saja sikap dari Diskop, apalagi baru-baru pergantian kepala dinas-nya,” tegas Zulkarnain saat dihubungi BKM, Senin (6/6).
Menurutnya, pihaknya tidak bisa berbuat banyak tanpa ada persetuajuan pemkot selaku mitra untuk membangun dan mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat lorong.
Zul sapaan akrabnya juga mengaku, jika areal Pasar Segar mulai diramaikan oleh kegiatan dan aktifitas warga kota.”Pasar Segar memang megadakan kampung Ramadan dan Bazar Ramadan. Ini merangkul para pelaku usaha termasuk pemilik cafe yang ada. Kami adakan dipelataran pasar Segar. Sejak sebulan lalu peminatnya membludak dan telah penuh,” jelasnya.
Zulkarnain juga berharap agar keramaian di pelataran juga sama dengan keramaian yang ada di lantgai I dan II Pasar Segar.”Kita berharap pelaku UKM juga bisa memanfaatkan Ramadan untuk mencari keuntungan. Pihaknya masih menunggu sikap dari Diskop soal jadwal launchingnya,” kata Zul sapaan akrabnya.
Apalagi, alasan Zul, Ramadan merupakan waktu yang tepat dalam memulai usaha, karena disamping bulan penuh berkah, Ramadan juga merupakan bulan dimana masyarakat membutuhkan banyak kebutuhan rumah tangganya.(man/war)
Pasar segar Tunggu Kebijaka Diskop
×

