ANGGOTA DPRD Kota Makassar dari Komisi D Bidang Kesejahtetaan Rakyat meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kota Makassar, Ismunandar untuk mengawasi keberadaan calo yang ingin bermain di penerimaan siswa baru.
Dewan juga meminta Disdikbud untuk mengawasi oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang mencoba-coba bermain bersama calo dalam meloloskan siswa masuk ke sekolah yang dia inginkan.
Anggota Komisi D, Iqbal Djalil mengatakan, dewanselalu menuntut kejujuran dan transparan Disdikbud dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru. Hanya saja, para calo mulai bergentayangan memberikan ruang pada orang tua siswa dengan iming-iming bisa meluluskan anak melalui lewat jendela.
“Sistem penerimaan secara online bertujuan untuk menghindari adanya penerimaan siswa lewat titipan dari salah seorang calo atau melakukan pembayaran pada oknum kepala sekolah,” tegas Iqbal, kemarin.
Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini, juga berjanji akan mengevaluasi Kadis Pendidikan usai penerimaan siswa baru.”Kita akan evaluasi kinerja pejabat Kadisdikbud yang baru. Khususnya menghilangkan keberadaan calo yang selama ini terus berulang saat penerimaan siswa baru.
“Selaku kadis harus berani mengambil resiko demi kemajuan pendidikan kita, termasuk tidak bermain dengan para calo,” tuturnya.
Politisi Partai Hanura, Shinta Mashita Molina, juga menegaskan hal yang sama. Menurutnya, Disdikbud harus mampu menghilangkan calo yang bergentayangan di sekolah yang menjanjikan kelulusan untuk siswa dengan biaya yang sangat mahal.
Apalagi, PPDB saat ini sangat rawan permainan, singkat Sintha Masitha.(ita/war)
Dewan Evaluasi Kinerja Disdikbud
×

