MAKASSAR, BKM — Jelang lebaran Idul Fitri, PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Makassar telah mempersiapkan tiga armadanya untuk melayani angkutan mudik. Ketiga armada ini akan melayani angkutan penumpang, barang, dan kendaraan ke Surabaya, Baubau, Balikpapan serta Batulicin.
Kepala PT DLU Cabang Makassar, Budiono, di sela- sela acara buka puasa bersama di Hotel Kenari Makassar, Selasa (21/6), mengatakan,
tiga unit kapal yang dioperasikan merupakan buatan Jepang, masing-masing KM Kirana IX yang melayani rute Makassar-Surabaya tiap hari Senin dan Jumat. Kapal ini memiliki bobot 9.168 Gross Ton(GT). Sesuai bobotnya, kapal ini mampu mengangkut 641 orang penumpang dan 92 unit kendaran berbagai ukuran (campuran).
KM Dharma Fery 3 dengan bobot 1.944 GT mampu mengangkut penumpang 504 orang dan 20 unit kendaraan campuran, melayani rute Makassar-Balikpapan tiap hari Rabu dan Makassar-Batulicin tiap hari Jumat. Sedangkan Dharma Kartika 3, dengan bobot 2.624 GT mampu mengangkut 405 orang penumpang dan 40 unit kendaraan berbagai ukuran. Kapal ini melayani rute Makassar-Baubau tiap hari Senin dan Jumat.
”Untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang di hari-hari terakhir jelang lebaran, kami akan memberlakukan penyesuaian kenaikan tarif tiket sebesar 15 persen dari tarif yang berlaku sekarang. Penyesuaian tarif ini akan diberlakukan mulai H-7. Kami berharap kepada seluruh calon penumpang Dharma Lautan Utama untuk bisa berangkat sejak dini. Sehingga selama dalam perjalanan bisa merasa lebih nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” katanya.
Budiono menambahkan, untuk memudahkan para calon penumpang mendapatkan tiket, seluruh agen dan sub agen yang tersebar dihampir seluruh daerah di Sulsel siap melayani masyarakat yang akan berangkat menggunakan armada Dharma Lautan Utama. Pelayanan yang dilakukan sekarang agak lebih ketat dari sebelumnya. Dimana, setiap penumpang yang akan membeli tiket harus menunjukkan KTP nya. Dan penumpang tidak akan bisa diberangkatkan jika nama yang tercantum di tiket dengan KTP yang ditunjukkan berbeda.
”Ini untuk menghindari terjadinya praktik percaloan yang sering muncul memanfaatkan kesempatan,” katanya.
Terkait acara buka puasa bersama yang dilaksanakannya ini, menurut Budiono, dimaksudkan untuk makin mempererat tali silaturahmi antara DLU dengan stakeholder terkait, seperti agen, ekspedisi, dan mitra kerja lainnya. Pada acara buka bersama ini pihak DLU juga mengundang puluhan anak yatim dan piatu dari Panti Asuhan Nurul Khotimah. (mir)
H-7 DLU Lakukan Penyesuaian Tarif
×

