GOWA, BKM–Pendukung maupun simpatisan Hj Tenri Olle Yasin Limpo yang kini masih menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gowa berpotensi hengkang kepartai lain bilamana Tenri tidak oppo di Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar pada akhir Agustus atau awal September mendatang.
Hal tersebut dikemukakan pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, Senin (11/7). Menurut Suwadi jika Adnan Purichta Ichsan yang nanti terpilih sebagai Ketua Golkar di Gowa, maka Tenri Olle sangat besar kemungkinannya pindah partai. “Sangat terbuka Ibu Tenri pindah ke Partai Nasdem mengikuti jejak Rusdi Masse (RMS). Bahkan dijanjikan saja untuk kembali menjadi ketua Golkar di Gowa itupun Tenri Olle masih berpotensi pindah partai,”ujar Suwadi.
Untuk itu, menurutnya, Tenri Olle butuh jaminan dari Partai Golkar untuk diamankan targetnya kedepan. Apakah itu maju sebagai caleg untuk DPR RI atau calon bupati. “Jika jaminan itu tidak jelas dari Golkar, maka besar kemungkinannya ibu Tenri Olle pindah kepartai yang dapat memberi jaminan, dan Nasdem paling besar kemungkinan tempat berlabuh,”ucapnya.
Suwadi menambahkan selain belum adanya jaminan juga karena partai yang mengusung isu restorasi tersebut memiliki kedekatan emosiaonal dengan Tenri Olle di Pilgub lalu. Apalagi dengan pindahnya RMS ke Nasdem membuat dugaan Tenri Olle juga tergoda mengikuti mantan Ketua DPD II Golkar Sidrap itu ke partai bentukan Surya Paloh. Tenri Olle yang dikonfirmasi soal potensi pindahnya dan membawa gerbongnya enggan menanggapi namun hanya tersebut.
Golkar Akan Rugi
Dosen politik dari Unibos 45, Dr Arief Wicaksono menilai jika Tenri Olle pindah partai dan membawa gerbong atau pendukungnya, maka tenru Golkar akan mengalami kerugian. “Saya kira sejak awal sebagian besar masyarakat yang memperhatikan dinamika Golkar Gowa dan Pilkada 2015 lalu pasti akan mengatakan bahwa Tenri Olle besar potensinya untuk keluar dari Golkar. Sekiranya pak Ichsan YL Ketua Golkar Sulsel saat ini maka mungkin saja saat inipula Tenri Olle keluar dari Golkar, mengingat rivalitasnya dengan Adnan IYL masih membekas dalam ingatan,”ujar Arief kemarin.
Dikemukakan bila untuknya komandan SYL yang saat ini masih menahkodai Golkar Sulsel sehingga mantan Ketua Komisi E DPRD Sulsle ini masih ada waktu untuk mempersiapkan kepindahannya kepartai lain. “Apalagi jika rumor bila Adnan akan menjadi ketua Golkar Gowa sudah tidak terbendung, maka secara strategik Tenri Olle harus secara jelas mempertegas dan pempercepat sikapnya kepada gerbongnya atau kepada publik untuk mulai merintis jalan baru,”pungkasnya.

