pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Barang Yang Dilaundry Seberat 150 Kilo per Hari

BISNIS pencucian pakaian atau disebut laundry tidak akan pernah mati jika dikelola dengan baik. Pasalnya, usaha tersebut tidak pernah sepi dari para konsumen yang hendak mencuci pakaian dan gorden mereka.

Laporan: ARIF AL QADRY

Bahkan bukan pemandangan yang baru jika melihat pakaian yang sudah dicover menggunakan plastik bening tersusun rapi di etalasi, lantai atau bahkan diatas mesin cuci dan mesin pengering pakaian. Beratnya-pun secara keseluruhan bisa mencapai 150 kilo setiap hari bahkan lebih dari itu mencapai 300 kilo per hari pada saat datangnya Bulan Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri.
Hal tersebut bisa ditemui di lokasi usaha Win’s Laundry di di Jalan Pinang, Toddopuli 6, Makassar.
Ikhsan Karyawan di Win’s Laundry kepada penulis mengaku, Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi pengusaha laundry. Bagaimana tidak, di Bulan Ramadan pemasukan para laundry meningkat sebesar 100 persen. Kebanyakan, barang yang masuk adalah seperei, gorden hingga baju dan celana.
“Peminat jasa laundry terbanyak saat Ramadan hingga beberapa hari setelah lebaran Idul Fitri,” ungkapnya.
Untuk harga, jelas Ikhsan, cukup terjangkau hanya Rp6.000 per kilo dan Rp25 ribu per meter serta boneka Rp30 ribu. Mayoritas konsumen yang datang membawa barang berupa pakaian jenis baju, celana atau seperei dan gorden.
Dihari hari biasa, dia mengaku tidak kurang mendapatkan barang masuk seberat 150 kilo per hari dengan nilai pendapatan sebesar Rp800 hingga Rp1 juta rupiah.
“Saya kebetulan dipercayai untuk memegang keuangan yang ada, sehingga saya tahu berapa pemasukan setiap hari. Tetapi pemasukan itu semuanya disimpin untuk disisihkan pembelian kebutuhan laundry seperti parfum, sabun hingga penggajian karyawan,” katanya.
Dia juga mengaku, sudah satu tahun lebih bekerja di Win’s Laundry sejak awal buka pada tahun 2015 lalu. Berbagai suka dan duka juga telah dia rasa seperti pernah sekali berdebat dengan seorang konsumen yang diduga hendak menipu dengan modus menyimpan barang atau pakaian di Win’s Laundry selama berbulan bulan.
Saat itu, konsumen yang tidak mau menyebut namanya tersebut datang menanyakan barangnya yang disimpan di Win’s Laundry. Sementara Win’s Laundry tetap menyimpan barang tersebut.
“Saya pernah nyaris tertipu dengan orang yang sengaja memasukkan barangnya untuk di laundry yang satu bulan belum juga diambil. Untungnya, barang orang itu kami tetap simpan. Padahal orang tersebut datang dan menuding kalau barangnya hilang dan meminta ganti rugi sebesar Rp10 juta,” ujarnya.
Melihat gerak-gerik konsumen tersebut, Ikhsan meminta menyelesaikan persoalan tersebut ke polisi, mendengar akan diselesaikan di polisi, seketika orang tersebut pergi tanpa mengambil barangnya.
Ikhsan juga menambahkan, karyawan Win’s laundry terlebih dulu menimbang lalu menghitung jumlah pakaian yang dilakukan secara langsung dihadapan pemilik barang. Pakaian yang dihitung dimasukkan ke dalam keranjang plastik yang berukuran tidak cukup besar.
Jumlah pakaian yang terhitung dan berat pakaian semuanya di tulis di dalam nota tiga rangkap yang berwarna putih, merah dan kuning. Nama pemilik serta harga jasa laundry juga tidak lupa dituliskan ke dalam nota.
Nota asli yang berwarna putih diberikan kepada pemilik barang, salinan kedua disimpan untuk pembukuan, sedangkan untuk salinan ke tiga di tempelkan ke keranjang yang telah dihitung menggunakan lakban dan dapat ditempelkan kembali ke mesin pencuci hingga ke proses pembungkusan pakaian.(arf/war)



×


Barang Yang Dilaundry Seberat 150 Kilo per Hari

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar