MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulsel, Suzanna Kaharuddin meminta agar seluruh pengurus dan kader Dewan Pimpinan Kabupaten Kota (DPK) PKPI di Sulsel agar tetap beraktifitas paska dicopotnya Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI pusat Isran Noor. “Iya kami meminta semua pengurus dan kader PKPI didaerah untuk kembali beraktifitas setelah Pak Isran dicopot dari jabatannya,”ujar Suzanna Kaharuddin, Selasa (26/7).
Dia beralasan pencopotan Irsan didasari tiga faktor. Pertama; tidak menjalankan amanah AD/RT partai terkait pemberhentian pengurus di tingkat Provinsi. Pasalnya ada tiga Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) yang diberhentikan. Yakni DPP PKPI Sulsel, Sumatera Utara, dan Papua Barat.
Kedua; usulan 27 DPP melakukan mosi tidak percaya kepada Isran, dan ketiga; memberhentikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) tanpa rapat pleno.
Suzanna melanjutkan, pencopotan Isran, telah melalui rapat pleno DPN di Jakarta pada Senin (25/7) malam. Rapat pleno dihadiri hampir 70 persen pengurus DPN dan menerima pernyataan sikap dari 27 DPP PKPI se Indonesia. Hasilnya, yakni memutuskan memberhentikan Isran Noor dan mengangkat Mayjen (Purn) Haris Sudarno sebagai pelaksana tugas (Plt). “Kongres luar biasa dalam AD/RT paling lambat tiga bulan,”tutur Suzanna.
Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PKPI kubu Isran Noor, Takudaeng Parawansa yang ingin dihubungi lewat ponselnya tidak berhasil dikonfirmasi. (jun/rif)
Susanna Minta DPK Tetap Beraktifitas
×

