MAKASSAR, BKM — Program Dana Bos dan pendidikan gratis di semua tingkatan belum berfungsi maksimal. Faktanya, pungutan liar (Pungli) di sejumlah sekolah seperti SD, SMP dan SMA masih tampak nyaring terdengar dimana-mana.
Teranyar, di SDN Sudirman III dan SMAN 2 Makassar misalnya. Di SDN Sudirman III misalnya buku paket murid untuk delapan bidang studi bagi kelas III dilego dengan harga cukup tinggi yakni Rp 415 ribu.
Delapan buku paket yang diperjualbelikan yakni SBK Rp 50 ribu, IPS Rp 54 ribu, PKN Rp 53 ribu, Bahasa Indonesia Rp 50 ribu, Matematika Rp 54 ribu, IPA Rp 54 ribu, Penjas Rp 50 ribu dan Pendidikan Agama Islam Rp 50 ribu.
Orang tua murid Irwan kepada BKM, Kamis (28/7) mengaku keputusan sekolah memperjualbelikan buku paket sangat memberatkan orang tua murid. Apalagi kebijakan tersebut tidak melanggar keputusan Menteri Pendikan dan Kebudayaan RI yang melarang sekolah memperjualbelikan buku paket.
”Dengan alasan apapun sebaiknya tidak boleh ada aktifitas jual beli. Ada kesan kalau para guru dan Kepsek sudah diperalat oleh penerbit buku demi untuk membuat buku mereka laku terjual,” ujar Irwan.
Di SMAN 2 Makassar justru lebih unik lagi. Buku tata terbit dicetak dalam bentuk buku lalu dijual ke siswa seharga Rp 25 ribu.
Kepsek SMAN 2 Makassar Masita saat dikonfirmasi BKM, Kamis (28/7) membantah telah memperjualbelikan buku tata terbit di sekolahnya. Sedangkan Kepsek SDN Sudirman III yang hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat.
”Bapak lagi tidak ki dek,”ujar salah seorang stafnya kemarin.
Salah seorang guru SDN Sudirman III yang ditemui BKM kemarin hanya bisa terdiam saat ditanya hal ikhwal penjualan buku tersebut. Bahkan saat BKM mempertanyakan alokasi dana Bos dipergunakan untuk apa kalau buku paket masih diperjualbelikan juga tak mampu memberi penjelasan apapun.
”Saya tidak tahu deh ini guru-guru, untuk apa ka itu dana bos kalau kita harus membayar lagi buku paket,” tukas salah seorang orang tua murid dengan nada kesal sambil meninggalkan ruang kelas.
Di sekolah lain seperti SDN IKIP, SDN Pampang dan lainnya tidak ditemukan jual beli buku paket. ”Anak saya di SDN IKIP tidak diminta beli buku kenapa di sekolah lain ada,” tandas Arsan salah satu orang tua murid kepada BKM kemarin. (jun-ila)
Buku Paket SDN Sudirman Dijual Rp 415 Ribu
×

