MALILI, BKM — Kasus pencurian kembali terjadi di Luwu Timur. Kali ini, kantor Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (KB-PP) Luwu Timur menjadi sasaran maling, Selasa (2/8).
Kasus tersebut diketahui setelah Abdul Kholiq, penjaga kantor KB-PP itu mendapat tugas malam sekitar pukul 02.00 wita. Saat itu, Kholiq berniat membuka pintu depan kantor.
Tiba-tiba terdengar adanya suara pintu dari arah belakang kantor yang dibanting. Penasaran dengan suara, dirinya pun langsung bergegas kebelakang dan melihat pintu sudah terbuka lebar.
“Pintu sudah terbuka lebar, perasaan saya tidak enak sehingga saya periksa ternyata tidak ada siapa – siapa, saya lihat pintu terbuka dan brankas rusak,” ungkap Khaliq.
Saat kejadian dirinya langsung melaporkan ke pos Satpol-PP dan Mapolres Luwu Timur. “Saya juga sudah lapor ke Satpol dan Polisi,” ungkap Kholiq yang ditemui dikantor KB – PP, Selasa (2/8) kemarin.
Sekertaris KB – PP Luwu Timur, Islawati mengatakan, pelaku telah merusak brangkas dan sejumlah pintu ruangan. Beruntung, pelaku tidak membawa kabur barang atau uang yang ada didalam brangkas tersebut.
“Isinya sekitar Rp7 jutaan, alhamdulillah uang dan barang-barang tidak ada yang dibawa kabur oleh pelaku,” ungkap Islawati di ruang kerjanya, kemarin.
Informasi yang dihimpun, kasus pembobolan kantor di Luwu Timur mulai terjadi pada tahun 2007 lalu dikantor DPRD Luwu Timur, ditahun 2010 lalu, kantor Bupati dibobol dua kali, sejumlah dokumen penting pun hilang.
Selain itu, kantor Departemen Agama (Depag) Malili, kantor dinas Pendapatan, Pengelola, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dan kantor dinas Kesehatan Luwu Timur juga mengalami pencurian namun pelakunya belum juga tertangkap.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak meminta Reskrim menuntaskan kasus pencurian itu termasuk kasus pencurian yang sudah lama terjadi namun belum terungkap. (alp/C)
Kantor KB-PP Dibobol Maling
×

